Gelapkan Honor Sensus Pertanian 2013

Efnada Bakal di Polisikan

Rabu,26 Februari 2014 | 08:11:00
Efnada Bakal di Polisikan
Ket Foto : Sensus pertanian 2013

UKUI (PelalawanNews.com) - Pada tahun 2013, Pemerintah melalui Badan Pusat Statistik (BPS) melaksanakan sensus pertanian yang diaksudkan untuk mendapatkan data terkini seluruh usaha pertanian pada sub sektor tanaman pangan, hortikultura, perkebunan, peternakan, perikanan, dan kehutanan. Dengan adanya data pertanian tersebut, dapat dijadikan referensi untuk menyusun rencana pembangunan pertanian.

Di Desa Lubuk Kembang Bunga Kecamatan Ukui, Sensus Pertanian tahun 2013 di laksanakan oleh tim sensus dengan koordinator tim di jabat oleh Efnada, yang notabene adalah mantan Sekretaris Desa Lubuk Kembang Bunga.

Namun permasalahan lain muncul setelah itu, anggota tim sensus yang lain malah tidak mendapatkan jasanya setelah semua pekerjaan di tuntaskannya. Tidak dibayarkan honor petugas sensus bukan di karena tidak turunnya dana dari BPS Pelalawan melainkan tidak dibayarkan oleh Efnada sebagai koordinator tim.

Hal ini dibenarkan oleh Kepala Desa Lubuk Kembang Bunga Ir H Rosi Khairunnas kepada SP mengungkapkan dirinya mendapatkan informasi tersebut dari BPS Pelalawan.

“Menurut informasinya demikian” ujarnya

Lebih lanjut dikatakan Rosi, untuk mengkonfirmasi mengenai informasi tersebut kepada yang bersangkuta, pihak pemerintahan desa Lubuk Kembang Bunga telah mengundang Efnada untuk menjelaskan secara langsung duduk persoalannya.

“Sudah kita undang yang bersangkutan namun tidak datang tanpa memberi alasan ketidak hadirannya” jelasnya

Pertemuan yang dijadwalkan di kantor Kepala Desa Lubuk Kembang Bunga itu juga dihadiri oleh pihak BPS Pangkalan kerinci. Yang pada saat itu sudah datang di kantor desa.

“Niat untuk menyelesaikan masalah ini menjadi gagal karena yang bersangkutan tidak datang, kalau dari BPS pada hari itu” sambungnya

Ketika disinggung berapa honor petugas sensus yang tidak dibayarkan oleh Efnada, dijelaskan Rosi, semuanya  ukan masalah tentang nominal uang, melainkan berkenaan dengan jerih payah dan hak orang lain.

“Nominal nya mungkin kecil, sekitar lima jutaan lah, tapi yang paling penting itu adalah hak petugas sensus yang lain yang harus di bayar dan dipertanggung jawabkan oleh yang bersangkuta” bebernya

Bukan itu saja, pada tahun 2010 silam, yang bersangkutan juga melakukan perbuatan yang tidak bertanggung jawab seperti yang dilakukannya saat ini. Dengan jumlah nominal lebih kurang sama.

“Ini bukan kali pertama yang bersangkutan melakukan penggelapan honor petugas sensus, pada tahun 2010 silam pada sensus penduduk yang bersangkutan juga bermasalah” imbuhnya

Untuk itu, Rosi mengharapkan kepada Efnada untuk bersikap lebih kooperatif dan bekerjasama dalam menyelesaikan maslaah ini, jika niat baik untuk menyelesaikan masalah diabaikan oleh Efnada, maka rosi berencana akan menempuh jalur hukum.

“Kalau dia tidak ada niat baik, akan kita dilaporkan ke pihak yang berwajib, kita laporkan ke polisi ”janji Rosi mengakhiri pembicaraan.

Rudi hartoni

 

Tulis Komentar
comments powered by Disqus