Kabut Asap Semakin Parah

Sekolah Kembali Liburkan Siswa

Selasa,25 Februari 2014 | 02:20:00
Sekolah Kembali Liburkan Siswa
Ket Foto : Kadisdik Pelalawan MD Rizal

PANGKALAN KERINCI (Pelalawannews.com)  - Kabut asap yang melanda sebagian besar wilayah Riau dan tidak terkecuali di Kabupaten Pelalawan yang mengalami dampak kabut asap yang sangat parah. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pelalawan telah menetapkan darurat asap sejak satu pekan yang lalu, karena belum ada tanda tanda meredanya bencana asap ini, akhirnya Pemkab pelalawan memperpanjang status darurat asap hingga tanggal 4 Maret nanti.

Keputusan itu diambil setelah melihat tiga aspek menjadi indikator, yakni kondisi kabut asap tiga kali lebih pekat dibanding pekan lalu. Ispu udara di Pelalawan mencapai 400 dan masuk dalam kategori sangat tidak sehat. Selain itu, kelembaban udara mencapai 100 persen, artinya debu sudah lengket ke badan manusia.

"Kita perpanjang satu pekan lagi, berarti sampai tanggal 4 Maret nanti," terang Bupati Pelalawan HM Harris.

Pernyataan orang nomor satu di Kabupaten Pelalawan itu dibenarkan oleh Kadiskes Pelalawan, Dr Endit RP. Menurutnya, dalam rapat koordinasi yang digelar bersama instansi terkait dan sejumlah perusahaan diputuskan bahwa status darurat asap kembali diperpanjang hingga 4 Maret.

"Atas dasar keputusan itu maka secara otomatis para siswa pun kembali diliburkan. Karena itu, Rabu besok (26/2), kita akan kembali menambah jumlah amsker sebanyak 100 ribu masker untuk dibagikan pada para siswa. Soalnya hanya TK sampai kelas 3 saja yang diliburkan sementara kelas 4 sampai kelas 12 tetap masuk sekolah," ujarnya.

Terpisah, Kadisdik Pelalawan MD Rizal pun membenarkan hal tersebut. Menurutnya, saat rapat tersebut memang diputuskan untuk meliburkan para siswa dari mulai TK sampai kelas 3 SD saja, sementara kelas 4 sampai kelas 12 tetap masuk seperti biasa hanya diwajibkan tetap memakai amsker di dalam sekolah.

"Ya, rapat memutuskan seperti itu. Karena sebentar lagi ujian, siswa kelas 4 sampai kelas 12 yang sekolah namun untuk meminimalisir dampak kabut asap, mereka tetap harus memakai masker di dalam sekolah," pungkasnya

Tulis Komentar
comments powered by Disqus