Pelalawan Darurat Asap

Diskes Bagikan Ratusan Ribu Masker

Selasa,25 Februari 2014 | 02:12:00
Diskes Bagikan Ratusan Ribu Masker
Ket Foto : Sekretaris Diskes Pelalawan Asril M.Kes membagikan masker gratis ke pengendara motor di jalan lintas timur Pangkalan Kerinci

PANGKALAN KERINCI (PelalawanNews.com) – Bencana kabut asap yang melanda Kabupaten, tercatat sudah 18 ribuan warga Kabupaten Pelalawan menderita Inpeksi saluran Pernapasan Atas (ISPA) sebagai akibat asap pekat melanda Kabupaten Pelalawan. Pemda Pelalawan pun sudah menetapkan sebagai darurat asap sejak pekan kemarin.

Sejak ditetapkan sebagai darurat asap, Dinas Kesehatan Kabupaten Pelalawan segera mengambil langkah nyata untuk memanimalisir dampak kabut asap pekat terhadapwarga. Sebanyak 55 ribu masker dibagikan oleh Diskes Pelalawan ke tiap puskesmas dan sudah di sebarkan kepada warga di tiap wilayah layanan Puskesmas.

Hal ini diungkapkan oleh Kadiskes Pelalawan, Dr Endit RP, melalui Kabid P2PL, Dr Raflless, pada media ini disela-sela pembagian masker.Raffles didampingi Sekretaris Diskes Asril SKM mengatakan bahwa saat ditetapkannya status siaga bencana asap oleh Bupati Pelalawan, pihaknya sudah langsung bergerak dengan membagi-bagikan 5000 masker ke tiap puskesmas di Kabupaten Pelalawan.

"Soal kabut asap ini, kami sudah melakukan berbagai upaya disamping pembagianribuan masker, disamping itu kita juga memerintahkan puskesmas untuk tetap buka selama 24 jam untuk antisipasi warga yang membutuhkan layanan cepat karena terkena penyakit ISPA," ujarnya.

Jadi, sambungnya, pembagian masker yang dilakukan hari Senin kemarin (24/2) merupakan aksi lanjutan dari Diskes Pelalawan dalam hal penanganan kabut asap di daerah ini. Apalagi tiap harinya, penderita penyakit ISPA di daerah semakin bertambah.

"Hari ini juga tiap puskesmas di wilayahnya masing-masing membagi-bagikan masker," katanya.

Ditanya soal jumlah penderita ISPA sampai saat ini, Raffles menjelaskan bahwa untuk 5 penyakit akibat asap sampai hari yakni penyakit ISPA mencapai 1855 kasus, Pneumonia 94 kasus, Asma 47 kasus, Iritasi Mata 85 kasus, Iritasi Kulit 46 kasus. Dari jumlah itu, 3 besar Penyakit Kesehatan Masyarakat (PKM) terbanyak untuk penderita ISPA berada di Kecamatan Pangkalankuras mencapai 399 kasus, Pangkalankerinci 319 kasus dan Kuala Kampar 296 kasus.

"Kemudian untuk penyakit Pneumonia terbanyak berada di Pangkalankerinci sebanyak 77 kasus, Bandar Petalangan 10 kasus, Kerumutan 3 kasus. Sedangkan penyakit Asma terbanyak di Pangkalankuras 27 kasus, Kerumutan 9 kasus, Pelalawan 6 kasus. Iritasi mata yang terbanyak Pangkalankerinci 77 kasus, Bandar Petalangan 10 kasus, Kerumutan 3 kasus, dan iritasi kulit terbanyak berada di Kecamatan Pelalawan 36 kasus dan Langgam 10 kasus," ungkapnya.

Sementara itu, Kadiskes Pelalawan Dr Endit RP menguatkan pendapat sebelumnya, bahwa pada dasarnya pihaknya sudah melakukan pemantauan akibat asap dari tanggal 3 Februari. Kemudian pasca ditetapkannya status siaga itu, Diskes langsung merekomendasikan ke Disdik untuk meliburkan siswa.

"Kita juga sejak saat itu telah menyiagakan puskesmas dan pustu selama 24 jam dalam mengantisipasi kabut asap ini," tandasnya.

Dikatakannya, lalu pada tanggal 19 Februari kemarin saat status dinaikkan menjadi darurat bencana, Diskes kembali mendrop 5000 masker ke tiap puskesmas yang ada di daerah ini. Sehingga sampai hari ini, Diskes sudah memberikan 55 ribu masker yang dibagi ke 12 puskesmas yang ada di daerah ini.

"Rencananya, lusa kita juga akan kembali menambah jumlah masker sebanyak 100 ribu masker. Sekitar 70-80 ribu masker akan kita bagikan kepada para siswa," tutupnya.

Apon Hadiwijaya

Tulis Komentar
comments powered by Disqus