Dinas PU Tutup Mata

Jalan Menuju Kelurahan Pelalawan Rusak “Parah“

Selasa,25 Februari 2014 | 02:06:00
Jalan Menuju Kelurahan Pelalawan Rusak “Parah“
Ket Foto : Jalan menuju Kelurahan Pelalawan yang rusa parah

PELALAWAN (PelalawanNews.com) – Kelurahan Pelalawan Kecamatan Pelalawan seakan ditakdirkan jauh dari peradaban, gejala gejala pembangunan yang bakal menyamakan bekas pusat kerajaan Pekan Tua yang menjadi cikal bakal Kabupaten pelalawan ini seakan jauh panggang dari api. Penerangan listrik yang belum bisa di nikmati secara maksimal oleh warga, serta akses akses penghubung daerah itu dengan ibu kota Kabupaten yang diharapkan menjadi pemutus kata isolir itu terkesan di biarkan oleh Pemda Pelalawan.

Pernah dikejutkan oleh rencana pembangunan Pemda Pelalawan untuk membangun jalan Lalang Kabung, walaupun sempat mendapat perlawanan dari perusahaan raksasa milik Sukanto Tanoto ini, Pemda Pelalawan menyatakan sikap bahwa pembangunan itu adalah harga mati dan marwah Kabupaten Pelalawan yang menolak intervensi swasta dalam setiap rencana pembangunan di kabupaten Pelalawan.

Lambat laun, sikap Pemda pun melunak kepada perusahaan pemegang hak hutan, lahan dan tanah terbesar di kabupaten Pelalawan ini, Pemda pu mengikuti ritme dendangan nina bobok yang disenandungkan RAPP. Rencana pembangunan jalan Lalang Kabung pun tak jelas wujudnya lagi.

Masyarakat pun secara perlahan menghilangkan harapannya untuk mencapai kota Pangkalan Kerinci melalui akses jalan tanpa liku, memotong jalan panjang yang penuh kesunyian. Masyarakat Kelurahan Pelalawan sadar dengan kenyataan bahwa mereka memang berada tepat di belakang keangkuhan pabrik pelumat kayu. Bukan di belakang kewibawaan Bhakti Praja.

Harapan nan sirna, pembangunan yang diharapkan pupuslah sudah, berharap mendapat pengobat hati, masyarakat Kelurahan Pelalawan masih juga dipaksa bersabar oleh buruknya kualitas pembangunan yang dilaksanakan di daerah itu. Jalan darat yang menjadi satu satu penghubung Kelurahan Pelalawan dengan kota Pangkalan Kerinci saat ini dalam keadaan rusak parah.

Berdasarkan hasil pantaun SP dilapangan, Senin,(24/2), berjarak Satu Kilo Meter kondisi jalan mengalami rusak, terlihat ratusan lubang disisi kiri dan kanan badan jalan. Ukuran lebar lubang juga bervariasi mulai dari dua meter sampai satu meter dengan kedalam lebih kurang 90 cm serta munculnya batu kerikil dipermukaan badan jalan.

Jika kenyataan ini dibiarkan terus berlanjut, di takutkan jalan yang berlobang ini menjadi potensi terjadinya kecelakaan, tentunya masyarakat Kelurahan Pelalawan sebagai pengguna jalan yang harus menanggungnya.

Kondisi jalan rusak ini semangkin parah pasca banjir pada akhir tahun 2013 lalu, terjangan banjir menghancurkan badan jalan. Seperti  jalan kampung lapis ketiga yang sehari-hari dilewati masyarakat untuk beraktifitas saat ini tidak bisa dilewati lagi oleh kendaraan roda dua maupun roda empat kecuali roda enam.

Salah seorang warga pelalawan, Amri (46) ketika dimintai tanggapan mengenai rusaknya jalan ini, mengatakan bahwa jalan tersebut sebenarnya rusak sudah lama namun tidak ada perbaikan yang dilakukan oleh pemerintah sehingga semangkin hari semangkin parah rusaknya.

“ Kalau Pemda Pelalawan segera melakukan perawatan jalan disaat jalan itu baru mulai rusak, keadaan tidak seperti ini, namun karena di biarkan saja, tentunya semakin parah,” ujarnya

Dilanjutkan pengusaha angkot ini, Saya setiap hari Bolak balik dari Keluarahan Pelalawan - Pangkalan  Kerinci sangat merasakan penderitaan melewati jalan ini, lengah sedikit saja bisa terjatuh akibatnya. Sampai saat ini tidak ada tanda-tanda akan diperbaiki oleh dinas yang bersangkutan.

“Kami sebagai masyarkat berharap kepada dinas terkait tanggap dengan kondisi ini sebelum jatuh korban’harapnya

Hal yang sama disampaikan oleh Risna (36), Warga Desa Lalang Kabung saat ditemui SP dikantor Camat Pelalawan, Senin(24/2) mengungkapkan perjuangannya melewati jalan berlubang untuk sampai di Kelurahan Pelalawan.

 “Hampir terjatuh saya tadi melewati jalan rusak tersebut, lubangnya dalam-dalam dan besar pula, “ Ucap  warga bermaksud mengurus Kartu Keluarga di kantor camat Pelalawan ini.

Melihat kondisi jalan rusak parah ini membuat Tokoh Pemuda Pelalawan, Anwar Rahman geram, di tegaskannya jalan yang sudah rusak parah, harus segera diperbaiki sebelum jatuh korban.

“Saya meminta kepada Dinas pekerjaan umum (PU) Pelalawan segera memperbaikinya, timbun lubang-lubang tersebut serta ratakan kembali badan jalan kami ini,” Tandas Bujang sapaan akrabnya.

Ditegaskan Anwar, Kalau jalan ini tidak diperbaiki secepatnya maka masyarakat akan mengadukan masalah ini kepada Bupati Pelalawan, Dinas PU jangan tutup mata dengan keluhan masyarakat apalagi ini menyangkut kepntingan umum, dan fital bagi masyarakat Kelurahan Pelalawan. Setiap hari digunakan untuk beraktifitas.

 “Jangan hanya jalan di Pangkalan Kerinci dan Langgam saja diperbaiki, jalan di Pelalawan juga tolong di perhatikan jangan anggap kami  sebagai anak tiri di Kabupaten Pelalawan ini,” Sindirnya.

Sementara itu Camat Pelalawan, Joko Purnomo, S.Sos MS.i ketika dimintai komentarnya, membenarkan jalan menuju Kelurahan Pelalawan saat ini kondisinya rusak parah apalagi pasca banjir beberapa bulan lalu, lubang besar berjejer disepanjang jalan.

“Saya juga prihatin melihat kondisi jalan ini karna sangat menyusahkan masyarakat yang ingin beraktifitas dengan menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat. Kita berharap dinas terkait segera memperbaikinya, apalagi ini akses satu-satunya menuju ibukota Kecamatan Pelalawan, Malu juga kita kalau ada tamu datang dari luar, jalan seperti ini”. Ucapnya singkat.

Berdasarkan informasi yang diterima SP dari Kepala Bappeda Kabupaten Pelalawan, Ir.Sahrul Syarif, Jalan yang saat ini dalam keadaan rusak parah tersebut akan ditinggi dan dilebarkan oleh pemerintah daerah melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU) pada tahun 2014 melalui proyek tahun jamak ( 3 tahun Anggaran)

“Di Kecamatan Pelalawan tahun 2014 ini ada beberapa paket multi years, Istana Sayap, Jembatan Penyeberangan diatas Sungai Hulu Bandar, Peninggian dan pelebaran badan jalan yang menghubungkan pangkalan kerinci menuju kelurahan pelalawan,” Ujarnya beberapa waktu lalu

Namun pengerjaan paket multiyears baru akan dilelang dipertengahan tahun 2014, proses lelang sampai kepada menentukan pemenang serta mulai pekerjaan memakan waktu berbulan-bulan sementara kondisi jalan pada saat ini sudah sangat memprihatinkan. Mudahan-mudahan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Pelalawan tidak membuat alasan diatas untuk tutup “Mata” terhadap buruk infrastruktur. sebaliknya harus membuka “ Mata “ untuk memperbaiki jalan tersebut secepatnya. ***

Ayumi

Tulis Komentar
comments powered by Disqus