Personil Tertembak Warga, Ini Penjelasan Kapolres Pelalawan

Sabtu,03 Februari 2018 | 11:18:00
Personil Tertembak Warga, Ini Penjelasan Kapolres Pelalawan
Ket Foto : Kunjungan Kapolres Kepada Korban

BANDAR SEKIJANG (PNC) - Perihal kasus peluru nyasar yang mengenai salah seorang warga Kecamatan Bandar Sekijang, saat melakukan upaya penangkapan terhadap seorang pelaku narkoba oleh petugas Polsek Bandar Seikijang, Jum'at (2/2/2018), yang sempat membuat heboh warga sekitar, ini penjelasan Kapolres Pelalawan.

Kapolres Pelalawan AKBP Kaswandi Irwan SIK melalui Paur Humas IPTU M. Jabat, lewat Press Releasenya, kepada awak media, Sabtu (3/2/2018) dini hari, memberikan penjelasan kejadian yang sebenarnya. Kejadian recoset tersebut bermula dari upaya penangkapan terhadap pelaku narkoba yang dipimpin oleh Kanit Reskrim IPDA Yuhendra Roza bersama 4 personil lainnya. Mengetahui kedatangan petugas, pelaku berusaha melarikan diri dengan mengunakan mobil Kijang Krista menuju ke arah Pekanbaru.

"Kasus peluru yang mengenai warga, itu bukan salah tembak atau peluru nyasar, melainkan recoset atau peluru yang mengenai orang lain akibat dari pantulan saat personel kita melakukan penangkapan terhadap pelaku," terang Kaswandi.

Dilanjutkan Kaswandi, tak Ingin pelaku lolos, Kanit menghubungi anggota piket Yanmas Polsek Bandar Seikijang untuk melakukan penghadangan di depan Mako Polsek. Walau sudah dihadang petugas di Mako Polsek, pelaku tetap saja menerobos lewat sebelah kiri jalan. Meski sempat masuk parit, pelaku berhasil meloloskan diri.

"Tak Ingin pelaku meloloskan diri lagi, Ka SPK III mencoba memberikan tembakan peringatan 3 kali ke udara dan 1 kali kearah ban mobil pelaku. Namun peluru diduga memantul (recoset.red) dan pantulan ban mobil mengenai seorang warga yang melintas," jelas Kaswandi.

Masih menurut Kapolres, mengetahui adanya korban yang diketahui bernama Dafriargo, warga Jalan Pak Wo Bandar Seikijang, petugas langsung memberikan pertolongan dengan melarikan korban ke Puskesmas Seikijang dan selanjutnya dirujuk ke Rumah Sakit Santa Maria Pekanbaru dengan pengawalan 2 orang personil Polsek.

"Saat ini korban sudah kita rujuk ke RS Santa Maria untuk dilakukan pengobatan dan perawatan. Seluruh biaya Rumah Sakit adalah tanggung jawab kami," terangnya.

Sebagai bentuk tanggung jawab sebagai pimpinan di jajaran Polres Pelalawan, Kaswandi langsung berangkat menuju Rumah Sakit setelah mengetahui kejadian itu. Bahkan langsung menghubungi pihak keluarga untuk melakukan pendekatan serta meminta maaf atas kejadian tersebut.

"Kita sudah menghubungi pihak keluarga korban dan meminta maaf atas kejadian tersebut, dan Alhamdulillah pihak keluarga sudah mengikhlaskan dan meminta korban dirawat di Rumah Sakit," lanjutnya.

Sementara itu, untuk Ka SPK III Polsek Bandar Seikijang yang mengeluarkan tembakan akan di lakukan pemeriksaan oleh Propam Polres, guna mempertanyakan Standar Operasional Prosedur (SOP) penggunaan Senjata Api (Senpi).

"Kita sudah diperintahkan Propam Polres untuk melakukan pemeriksaan terhadap Personel yang mengeluarkan tembakan, untuk mengetahui apakah sudah sesuai SOP dalam penggunaan Senpi dalam melaksanakan tugas," tegas Kapolres. (Riz)

Tulis Komentar
comments powered by Disqus