Satpol PP Kembali Tertibkan PKL Nakal

Kamis,18 Januari 2018 | 10:21:00
Satpol PP Kembali Tertibkan PKL Nakal
Ket Foto : Foto Penertiban

PANGKALAN KERINCI (PNC) - Lebih kurang satu Pleton anggota Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP dan Damkar) Kabupaten Pelalawan kembali menertibkan sejumlah Pedagang Kaki Lima (PKL) yang nekat berjualan di sekitaran sekolah-sekolah di Pangkalan Kerinci, Kamis (18/01/2018) pagi.

Kepada PelalawanNews.com Kasat Polpp dan Damkar H. Abu Bakar, FE, S.pd, M.Ag melalui Kasi Penertiban Sofyan, SH, MH menyampaikan kedatangan pihaknya untuk menindak lanjuti laporan dari pihak sekolah yang sudah merasa gerah dengan keberadaan PKL yang berjualan didepan sekolah SMP N 1 dan SMA N 1 Pangkalan Kerinci tanpa menghiraukan kebersihan dan keindahan disekitar lokasi dari dampak dagangannya. Dan juga sangat merusak pandangan karena PKL tersebut berjualan seenaknya tanpa ada aturan.

"Padahal disana sudah dibuat papan informasi, bahwa berjualan hanya diperbolehkan pada Pukul 15:00 WIB, namun PKL ini tetap juga nekat berjualan,"tegasnya.

Dikatakannya, "Sebelumnya Pemerintah Daerah (Pemda) melalui Satpol PP dan Damkar sudah memberikan pertimbangan kepada PKL tersebut, silahkan berjualan namun harus menjaga selalu keindahan dan kebersihannya, tidak dibenarkan gerobak, kursi, maupun meja di tinggalkan disana sampai pagi hari. Ini hanya ditutupi oleh terpal atau kembes biru saja pada saat jumpa dilapangan, semestinya harus dibawa pulang kerumahnya masing-masing, kalau seperti ini tentu hal ini merusak pandangan disekitar lingkungan sekolah,"bebernya.

Pihak Satpol PP dan Damkar mengaku sudah sering mengingatkan para PKL tersebut dan bahkan sudah beberapa kali pula dengan terpaksa pihaknya harus bertindak tegas menertibkan dan mengamankan kekantor lapak dagangan mereka. Namun pada Penertiban kali ini tidak ada yang dibawa kekantor, pihaknya hanya memberikan ultimatum terakhir kepada pedagang untuk tidak berjualan lagi tepatnya didepan sekolah-sekolah.

"Silahkan berjualan di sudut sekolah, tetapi bukan didepan sekolah. Apabila tidak diindahkan peringatan itu, maka kami tidak segan-segan untuk bertindak lebih tegas lagi dan harapan kami kepada para PKL tolong hargai dan bantu tugas kami, tanamkan rasa tingkat kesadaran untuk lebih saling mengerti dan memahami sehingga terciptanya kondisi yang tertib dan kondusif,"ungkapnya mengakhiri. (Rizki)

Tulis Komentar
comments powered by Disqus