Di duga Akibat Air Surut Banjir

Jembatan Penyeberangan Warga Ambruk di Terjang Banjir

Minggu,01 Oktober 2017 | 03:48:00
Jembatan Penyeberangan Warga Ambruk di Terjang Banjir
Ket Foto : Keadaan Jembatan Desa Kuala Tolam

PELALAWAN (PNC) - Di duga akibat surut air banjir di Kecamatan Bunut yang terjadi, Sabtu (30/09) lalu, pagi ini sekitar pukul 02:00 Wib, Jembatan penyeberangan Desa Kuala Tolam ambruk dan putus.

Hal ini benarkan oleh Kepala Desa Kuala Tolam Weri Zakaria kepada Pelalawannews.com melalui telepon selulernya pagi ini minggu (01/10), kalau Banjir dan ambruknya jembatan ini di duga akibat kiriman air surut banjir.< p>

"Ya, jembatan penyeberangan kami ambruk memutuskan akses jalan warga dan beberapa rumah terandam, karena rumah warga banyak rumah panggung untuk saat ini belum ada yang masuk kerumah airnya, padahal semalam tidak ada hujan disini (Tolam-red). Di duga banjir ini akibat air surut di sungai kepojan menuju sungai kampar kiriman banjir di Kecamatan Bunut semalam,"akunya

Dikatakan weri, Berdasarkan laporan warga yang ingin menyeberang melewati jembatan pagi ini tidak bisa akibat jembatan ambruk. "Kami dari pihak Desa lansung turun melihat kondisi ternyata benar adanya. korban jiwa tidak ada dalam hal ini, tetapi kondisi di lapangan tidak memungkinkan untuk masyarakat menyeberang dan kami mengintruksikan kepada masyarakat untuk tetap tenang dan waspada menjelang airnya tenang untuk dapat di lewati melalui jalur air (Pompong-red) untuk menyeberang,"ungkapnya

Dengan kondisi warganya sulit untuk keluar masuk Desa untuk berbelanja keperluan sehari-hari dan membawa hasil panen meraka Weri berharap pihak terkait dapat membantu dalam penanganan Bencana Banjir yang menimpa Desanya.

"Kami berharap Pemerintah Daerah dapat ambil handle dalam menangani Bencana banjir dan Ambruknya jembatan penyeberangan ini,"harapnya (riz)

Tulis Komentar
comments powered by Disqus