Akibat Hujan Lebat di Sertai Angin Kencang

Beberapa Desa dan Kelurahan di Rendam Banjir

Sabtu,30 September 2017 | 10:03:00
 Beberapa Desa dan Kelurahan di Rendam Banjir
Ket Foto : Rumah Warga Yang Roboh

BUNUT(PNC) - Hujan lebat disertai angin kencang yang terjadi diperkirakan sekitar pukul 03:30 WIB pagi (30/09), menyebabkan beberapa Desa dan Kelurahan di Kecamatan Bunut terendam banjir.

Adapun informasi di lapangan banjir di Kecamatan Bunut terjadi di beberapa titik di setiap Desa dan Kelurahan ini, mengakibatkan sekitar enam puluh (60) terendam banjir, satu diantaranya roboh dan beberapa akses jalan putus dan tidak bisa di lewati oleh pengguna jalan.

Desa dan Kelurahan yang terkena banjir diantaranya Desa Balam Merah, Lubuk Mandian Gajah, Bagan Laguh, Petani dan Kelurahan Bunut.

Camat Bunut Sri Nursari SE Kepada Pelalawannews.com saat di konfirmasi via selulernya membenarkan kejadian tersebut dan saat ini dirinya sedang dilapangan untuk memastikan berapa rumah yang terkena banjir. "Ya banjir terjadi di perkirakan sekitar Pukul 03:30 WIB di beberapa titik di Kecamatan Bunut seperti Desa Balam Merah, Lubuk Mandian Gajah, Bagan Laguh, dan Kelurhan Bunut ketinggian air di perkirakan ada yang mencapai pinggang orang dewasa, "beber Sri

Menanggapi hal ini, Sri sudah membuat laporan resmi ke pihak terkait agar dapat mananggapi lansung kejadian yang menimpa masyarakatnya.

"Kita dari pihak Kecamatan sudah membuat laporan resmi ke Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BPNB), dan Dinas Kesejahteraan Sosial Kabupaten Pelalawan dalam menanggapi hal ini, "ungkap Sri

Hal senada juga di sampaikan Lurah Bunut Raja Eka Putra S.Sos bahwa Banjir yang melanda Kelurahannya mengakibatkan satu rumah warga roboh di terjang banjir. "Ya satu rumah warga roboh akibat banjir, di perkirakan kerugian mencapai puluhan juta rupiah, korban jiwa dalam hal ini dapat di pastikan tidak ada,"beber Eka

Dalam Hal ini Ade (30) Warga Bunut, yang rumahnya tidak jauh dari rumah korban banjir berharap pihak Pemerintah Daerah (Pemda) bisa cepat tanggap dalam menangani bencana banjir ini.

"Kami sangat kwatir dengan banjir ini, harapan kami Pemda dapat lansung melihat kejadian ini, karena kami takut akan terjadi banjir susulan yang disebabkan hujan lebat ini, biasanya tidak pernah banjir separah ini, apalagi sampai merobohkan rumah,"harapnya (Riz)

Tulis Komentar
comments powered by Disqus