Pelalawan Cerdas

IKMPI Pertanyakan CSR Perusahan Di Kabupaten Pelalawan

Senin,18 September 2017 | 03:04:00
IKMPI Pertanyakan CSR Perusahan  Di Kabupaten Pelalawan
Ket Foto : Sekjen IKMPI saat melakukan Aksi Damai

PANGKALAN KERINCI (PNC)- Ikatan Keluarga Mahasiswa Pelalawan Indonesia (IKMPI) mempertanyakan dana CSR (Corporate Social Responsibility) dari sejumlah perusahaan yang selama ini beroperasi di Kabupaten Pelalawan. Sebab dana tersebut sangat berguna bila pengelolaannya dilakukan secara benar.

Hal itu disampaikan Sekretaris Jendral IKMPI Urip Pajarian, mengatakan CSR merupakan bantuan material perusahan dan sekaligus tanggung jawab sosial perusahan kepada masyarakat atau lingkungan sekitar.

" Berdasarkan peraturan, perusahan harus memberikan CSR sebanyak lima persen dari hasil pendapatan selama satu tahun. Bila memperhatikan banyaknya perusahaan perkebunan, tentu CSR sangat membantu perekonomian masyarakat," ujar Urip Pajarian kepada pelalawannews.com, Minggu (17/09).

Lanjut Urip, ke mana selama ini dana CSR tersebut, Apabenar sudah diberikan kepada masyarakat atau kepada pejabat daerah, dan apakah sudah dikelola dengan baik atau tidak. Diharapkan Pemkab Pelalawan berperan aktif. Jika perusahan tidak memberikan CSR, agar di ingatkan.

Selain itu, mahasiswa juga menuntut transparasi pengelolahan lahan gambut di perusahan yang ada di negeri seiya sekata ini.

" Kita juga meminta pengawasan terhadap lahan gambut yang ada di Kabupaten Pelalawan," (rik)

Tulis Komentar
comments powered by Disqus