Kondisi Memprihatinkan

Empat Desa Keluhkan Jembatan Roboh

Kamis,14 September 2017 | 12:43:00
 Empat Desa Keluhkan Jembatan Roboh
Ket Foto : Kondisi Jembatan Penghubung 4 Desa

BUNUT (PNC) - Beberapa Kepala Desa (Kades) mengeluhkan jembatan penghubung jalan 4 (empat) Desa tak kunjung di perhatikan oleh Pemerintah Daerah (Pemda).

Jembatan yang berada di Desa Balam Merah Kecamatan Bunut ini kondisinya memprihatinkan, pasalnya sampai saat ini tidak bisa di lewati oleh kendaraan roda empat keatas (mobil) untuk keluar masuk masyarakat dan membawa barang hasil panen perkebunan mereka.

Kepada Pelalawannews.com perwakilan 4 Desa, Kades Lubuk Mandian Gajah Salam Tesso mengatakan sebelum robohnya jembatan tersebut pihaknya bersama rekan-rekan Kades lain sudah mengajukan di Anggaran Pendapatan Belanja Desa (APBDes) setiap tahunnya.

Selain itu katanya, karena Dana Desa (DD/ADD red) tidak boleh diarahkan kesana sebab tidak boleh pada Peraturan Bupati (Perbub), lalu pihaknya mengajukan ke Pemda, namun hingga saat ini belum ada terealisasi sama sekali.

"Dana desa tidak boleh membangun jembatan tersebut, kerena tidak boleh di Perbub, saya dan kawan- kawan sudah mengajukan ke Pemda dan kami juga mengajukan pada saat reses DPRD Dapil II setiap tahunnya, tetapi sampai roboh sekarang belum ada di realisasinya,"bebernya

Hal senada juda di sampaikan Pihak Desa Balam Merah Eko Wardo, bahwa jembatan tersebut merupakan akses jalan 4 Desa yang bertempatan di wilayah Desanya, kondisinya sangat memprihatinkan.

"Posisinya di Desa kami namun kondisinya sangat memprihatinkan, padahal jalan tersebut akses jalan 4 Desa yakni Balam merah, Sialang katu batu, Lubuk mandian gajah, dan Keriung,"ungkapnya

Oleh sebab itu, 4 Desa yang terkendala akibat jembatan yang roboh tersebut berharap kepada Instansi terkait bisa merealisasikan pembangunan jembatan yang sudah roboh akibat di makan usia itu, kerena banyak aktivitas masyarakat di empat desa tersebut sangat terhambat dengan keadaan itu.

"Harapan kami semoga instansi terkait secepat mungkin untuk membangun atau merealisasikan jembatan ini demi masyarakat disini dan juga kepada bapak Bupati Pelalawan, kami mengharapkan perhatiannya kepada masyarakatnya kami yang ada 4 desa ini,"Harap Salam Tesso mewakili 4 Desa tersebut

Pada saat ditanyakan apakah pihak perusahaan yang berinvestasi di wilayah empat Desa tersebut seperti Perusahaan PT Arara Abadi, PT Serikat Putera pernah, dan PT CAS pernah membantu pembangunan jembatan tersebut, meraka mengatakan kalau untuk perusahaan itu tidak bisa di harapkan."Tidak pernah, jangankan Pembangunan jembatan, bantuan yang kecil dari CSRnya saja tidak ada yang jelas,"tandasnya (riz)

Tulis Komentar
comments powered by Disqus