Sekolah Lapangan Pengendalian Hama Terpadu

Atasi Hama, Petani dibekali SL-PHT

Minggu,13 Agustus 2017 | 03:13:00
Atasi Hama, Petani dibekali SL-PHT
Ket Foto : Launching SL-PHT

Pelalawan (PNC) - Mengingat Keterbatasan kemampuan SDM petani perkebunan rakyat mengenai Organisma Penggangu Tanaman (OPT) yang sangat kompleks yang terjadi akibat interaksi antara komponen agroekosistem dan campur tangan manusia, oleh sebab itu Pemerintah Kabuapten Pelalawan melalui Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura melaksanakan PHT melalui Sekolah Lapang Pengendalian Hama Terpadu (SL-PHT).

Tujuannya adalah untuk merubah pengetahuan, keterampilan dan sikap petani kearah yang lebih baik khususnya peningkatan kemampuan SDM petani tentang teknologi PHT. Sasaran Sekolah Lapangan Pengendalian Hama Terpadu adalah Petani Persawahan Padi di Kelurahan Pelalawan.

Acara Pembukaan SL-PHT yang dilaksanakan pada Selasa (8/8/2017) di Salah satu pondok petani di sawah tersebut dihadiri lansung T. Nahar Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Pelalawan, Sekretaris Kecamatan Pelalawan T. Said Hidayat, S.STP, Kepala UPT Ketahan Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura Kecamatan Pelalawan Hikmat Tamrin, Lurah Pelalawan T. Alfirman, PPL Kelurahan Pelalawan Suyono, Babinsa Rudi serta peserta SL-PHT.

Suyono Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Kelurahan Pelalawan saat dikonfirmasi mengatakan kegiatan tersebut sangan bermanfaat bagi petani kelurahan pelalawan.

“ini merupakan wadah yang sangat bermanfaat dalam berbudi daya tanaman padi dari pengolahan tanah, pembuatan persemaian, perawatan dan yang paling penting pengendalian hama penyakit secara terpadu. Saya berharap mudah-mudahan dengan adanya Sekolah Lapangan tersebut bisa menambah pengetahuan petani binaan serta dapat meningkatan produksi padi sehingga petani pelalawan sejahterah.”pungkas Suyono.

Sementara itu Hikmat Tamrin selaku Kepala UPT Dinas Ketahan Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura menyampaikan, Pemasyarakatan PHT melalui SLPHT, biasanya lebih ditekankan pada pemahaman Petani tentang PHT tersebut.

“SL-PHT ini diselenggarakan karena masih banyak petani yang tidak mampu mengendalikan organisme pengganggu tumbuhan (OTP) yang menjadi salah satu faktor yang menyebabkan rendahnya produksi dan kualitas hasil tanaman.”papar Tamrin.

Selain itu menurut tamrin banyak petani dan masyarakat yang mengartikan pengendalian OPT dengan penggunaan pestisida kimia sinetis.

“Dengan diselenggarakannya SL-PHT dituju untuk meningkarnya pengetahuan, kemampuan dan keterampilan bagi petugas, petani dan kelompok tani dalam rangka perlindungan tanaman. Kegiatan SL-PHT ini dilaksanakan sebanyak 12 (dua belas) kali pertemuan setiap hari Rabu pada tiap minggunya.”ujar Tamrin

Darwis salah seorang petani, mengungkap rasa syukurnya atas diselenggarakannya SL-PHT tersebut di Kelurahan Pelalawan sehingga menambah ilmu pengetahuan petani yang selama ini masih menggunakan cara tradisional secara turun menurun.

“kami ucapkan terima kasih Kepada Pemerintah Kabupaten Pelalawan melalui Dinas terkait yang telah memilih Persawahan kami sebagai tempat diselenggarakannya SL-PHT. Ini merupakan kesempatan kami untuk mendapatkan ilmu pengetahuan tentang pengendalian hama dengan cepat dan tepat. Kami berharap kedepannya akan ada lagi kegiatan ini sebab sekarang hanya 20 orang saja yang ikut SL-PHT ini.”papar darwis.(Fikri)

Tulis Komentar
comments powered by Disqus