Momok Rasionalisasi Hantui APBD-P Pelalawan

Kamis,20 Juli 2017 | 09:04:00
Momok Rasionalisasi Hantui APBD-P Pelalawan
Ket Foto : Kepala DPKAKD Pelalawan Devitson SH MH

PANGKALAN KERINCI (SP) – Tidak lancarnya arus dana dari pusat ke dalam kas daerah untuk kegiatan pembangunan di Kabupaten Pelalawan dalam anggaran perubahan tahun 2017 ini, imbasnya rasioalisasi yang selama ini menjadi momok bagi Pengguna Anggaran (Kepala OPD) yang harus mengetatkan ikat pinggang. Banyak kegiatan harus ditiadakan.

Memangkas pengeluaran yang masuk dalam kategori tidak mendesak harus diambil oleh Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), Rp. 154 miliar sampai Rp. 300 miliar hilang dari APBD P nanti. Artinya akan banyak kegiatan satuan OPD tidak lagi termuat di dalam APBD P Pelalawan tahun 2017 ini.

“Masih di inventarisir berapa yang harus kita ke efisiensikan untuk kegiatan pembangunan, kisaran awal ya sebesar Rp. 150an Miliar,” terang Kepala Dinas Pengelolaan Keuangan, Aset dan Kekayaan Daerah Kabupaten Pelalawan Devitsin SH MH kepada Seputar Pelalawan Kamis (20/7)

Ketika ditanyakan terkait strategis yang diambil oleh TAPD dalam menyiasati defisit anggaran di APBD P tahun 2017, Devitson mengatakan tengah mempelajari berbagai solusi yang memungkin meminilisasir dampaknya terhadap pelayanan public dan kegiatan pembangunan.

“Tengah kita kaji apa saja yang memungkin untuk mengatasi kekurangan anggaran tersebut, pemotongan TPP pejabat juga jadi salah satu yang kita pertimbangkan,” ucapnya (Apon)

Tulis Komentar
comments powered by Disqus