Dikunjungi PPRA LVI Lemhanas, Pemkab Paparkan Tujuh Program Strategis

Rabu,19 Juli 2017 | 04:51:00
Dikunjungi PPRA LVI Lemhanas, Pemkab Paparkan Tujuh Program Strategis
Ket Foto : Bupati Pelalawan menjawab pertanyaan yang diberikan peserta PPRA LVI Lemhanan 2017

PANGKALANKERINCI (SP) – Kabupaten Pelalawan mendapat kunjungan dari Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas), kedatangan rombongan yang dipimpin oleh Mayjen Nunu Nugraha ini dalam rangka study strategis dalam negeri program pendidikan regular angkatan LVI Lemhanas tahun 2017, rabu (19/7)

Sesampai di gedung ST2P kawasan Teknopark Langgam, Rombongan Lemhanas ini disambut oleh Bupati Pelalawan HM Harris didampingi Wakil Bupati Zardewan, seluruh unsur Forkopinda, Kepala OPD di lingkungan Pemkab Pelalawan dan tokoh masyarakat.

Bupati Pelalawan HM Harris dalam sambutannya menjelaskan latarbelakang berdirikan Kabupaten Pelalawan, pemekaran dari Kabupaten Kampar di tahun 1999, empat tahun berdiri tetapi masih menjadi salah satu daerah tertinggal dari indicator pendidikan, kesehatan, rasio elektrikasi rumah tangga, infrastruktur dan kesejahteraan masyarakat.

“Alhamdulilah, dengan semangat tidak kenal lelah, kita terus berbenah, kita punya tujuh program strategis, semuanya menyentuh kepentingan masyarakat banyak, sekolah digratiskan, berobat di gratiskan, infrastruktur kita bangun, begitupun jaringan listrik, kita juga membangun PLTMG Langgam Power memasok kebutuhan listrik PLN, saat ini rasio elektrifikasi mencapai 74,17 persen lebih,”jelas Harris

Ditambahkan Harris, di Kabupaten Pelalawan berdiri puluhan pabrik pengolahan kelapa sawit, baik berskal besar dan kecil, Kabupaten Pelalawan penghasil 1.700.000 ton CPO, yang di ekspor ke luar negeri.

“Cuma 30 persen dari produksi CPO secara nasional yang di olah di dalam negeri, keinginan kita, CPO kita olah sendiri, kita bangun industry hilir di kawasan teknoprak ini, tentu akan menyerap tenaga kerja, di sini lah kita persiapkan tenaga tenaga kerja handal di ST2P ini,” tandasnya

Dalam sambutannya, Ketua rombongan Lemhanas Mayjen Nunu Nugraha mengatakan bahwa rombongan yang dibawanya terdiri dari 28 orang peserta pendidikan regular angkatan LVI tahun 2017, yang terdiri dari 25 orang dari TNI Polri, BIN dan utusan sipil, sedangkan tida diantaranya merupakan peserta pendidikan regular yang berasal dari Negara lain, yakni Zimbabwe, Vietnam dan Timur Leste.

“Kunjungan kita ini dalam rangka study strategis untuk memberikan kesempatan bagi peserta memahami kondisi kewilayahan dengan pendekatan idielogi, politik, ekonomi, sosial dan budaya. Setelah kunjungan ini akan menjadi referensi dan kajian bagi peserta PPRA LVI Lemhanas bagaimana menyikapi dengan pendekatan holistic dan komprehensif,”jelasnya

Pada kesempatan itu, Nunu juga membacakan sambutan Gubernur Lemhanas Letnan Jenderal (Purn) TNI Agus Widjojo, yang menjelaskan bahwa Lemhanas sebagai lembaga pendidikan ketanahanan nasional mempunya tugas membantu Presiden RI dalam mempersiapkan para kader kepemimpinan tingkat nasional, yang memiliki watak moral dan karate kenegarawanan.

“Lemhanas sebagai lembaha pemerintah non kementerian, lembaga pendidikan mempersiapkan kader kepemimpinan tingkat nasional,”kata Nunu membacakan sambutan Gubernur Lemhanas.

Lemhanas juga mengapreasiasi capaian pembangunan yang telah di galakkan oleh Pemerintah Kabupaten Pelalawan, dan ucapan selamat atas penganugerahan Satya Lencana Pembangunan dari Presiden RI Joko Widodo kepada Bupati Pelalawan HM Harris.

“Kita mengapresiasi apa yang telah dilakukan oleh Pemkab Pelalawan, pembangunan yang dilakukan melalui program program strategis pemerintah daerah,” imbuhnya

Pada kesempatan itu, Kepala Bappeda, Ir Syahrul Syarif memaparkan tujuh program strategis yang digalakkan oleh Pemerintah Daerah saat ini, capaian capaian pembangunan, sampai pada kendala kendala yang dihadapi.

Syahrul berharap melalui kedatangan rombongan PPRA LVI Lemhanas di Kabupaten Pelalawan dapat member masukan kepada pemerintah pusat terkait yang dibutuhkan untuk menggesa pembangunan di negeri amanah Kabupaten Pelalawan ini.

“Salah satu program strategis yang dijalankan Pemkab saat ini, adalah Pelalawan Inovatif, yakni pembangunan kawasan teknopark, yang pada saat ini baru terealisasi 10 persen, hanya membangun gedung ST2P saja, keterbatasan anggaran salah satu penyebabnya, karena pembangunan ini tidak berasal dari APBD, namun dilaksanakan dengan melibatkan peran banyak pihak,jika pusat ikut membantu tentu pembangunan kawasan teknopark ini akan lebih cepat, semoga bapak bapak dari Lemhanas ini dapat member masukan kepada pak presiden,” beber Syahrul

Pada kesempatan yang sama, juga dilakukan sesi Tanya jawab dari peserta Lemhanas kepada pemerintah daerah dan unsure forkopinda. (Apon)

 

Tulis Komentar
comments powered by Disqus