Sempena HUT ke 17, DPRD Pelalawan Gelar Paripurna Istimewa

Penerimaan Menurun, Sinergi Pembangunan Dimantapkan

Rabu,12 Oktober 2016 | 07:22:00
Penerimaan Menurun, Sinergi Pembangunan Dimantapkan
Ket Foto : rapat paripurna Istimewa sempena peringatan hari jadi Kabupaten Pelalawan ke 17

PANGKALAN KERINCI (PelalawanNews.com) – Dalam rangka memperingati hari jadi Kabupaten Pelalawan ke 17, DPRD Kabupaten Pelalawan menggelar rapat Paripurna Istimewa, bertempat di Gedung Daerah Laksamana Mangkudiraja, Rabu (12/10/2016).

Ketua DPRD Pelalawan, H Nasarudin SH MH didampingi Wakil Ketua I Suprianto dan Wakil Ketua II Indra Kampe memimpin rapat paripurna istimewa tersebut.

Dalam pengantarnya, Nasarudin mengisahkan perjalanan sejarah dari sebuah kampung kecil di Kampar Hilir yang kemudian dimekarkan menjadi daerah otonomi baru di tahun 1999, sejak saat memisahkan diri dari Kabupaten Kampar telah bermetamarfosis menjadi sebuah kabupaten yang dapat berdiri sejajar dah lain di bumi melayu Riau maupun secara nasional.

"Melalui proses sejarah yang panjang sebagai awal terbentuknya kabupaten baru, membutuhkan waktu 17 tahun agar dapat terlihat seperti saat ini," katanya.

Nasarudin menegaskan, peringatan HUT Palalawan ke-17 bukan hanya acara seremonial belaka, namun sebagai bahan evaluasi dan penghargaan atas perjuangan para pendiri Kabupaten ini.

Sementara itu, Bupati Pelalawan dalam sambutannya mengungkapkan pada peringatan HUT Kabupaten Pelalawan menjadi makna khusus baginya dan Wakil Bupati Drs. Zardewan karena pada Tahun 2016 ini merupakan tahun pertama pasangan ini diberi wewenang menjadi Bupati dan Wakil Bupati Pelalawan atau merupakan tahun pertama pengabdian mereka melaksanakan pemerintahan dan pembangunan daerah ini untuk lima tahun ke depan.

“Kepemimpinan daerah saat ini merupakan kelanjutan dari kepemimpinan periode sebelumnya dimana saya berpasangan dengan H. Marwan Ibrahim, dan telah mengantarkan berbagai kemajuan baik ekonomi, sosial, budaya, dan infrastruktur daerah yang semakin baik. Di balik keberhasilan yang diraih, tentu masih banyak kendala dan hambatan yang harus diatasi, potensi daerah yang perlu dikelola dan dikembangkan, dan peluang besar dihadapan kita yang harus segera dimanfaatkan”jelas Harris.

Dilanjutkannya, Pada tahun 2016 di saat-saat Pemerintah Daerah sedang menyusun rencana pembangunan untuk lima tahun yang akan datang sebagai terjemahan dari janji politik dan janji kampanye di Pilkada silam, pemerintah dihadapkan pada kondisi penerimaan negara yang menurun dan berimbas pada penerimaan Kabupaten Pelalawan yang berkurang. Oleh sebab itu harus diambil langkah bijak supaya pembangunan tetap bisa berjalan cepat. Salah satu langkah dimaksud adalah mengoptimalkan segala sumberdaya pembangunan yang ada di daerah ini, baik yang  dimiliki pemerintah daerah, pemerintah provinsi dan pemerintah pusat maupun yang dimiliki masyarakat dan dunia usaha.

Sinergi sumberdaya pembangunan dimaksud harus dapat menopang dan menutup kekurangan yang ada, sehingga percepatan, perkuatan dan perluasan  pembangunan untuk lima tahun ke depan tetap dapat diwujudkan, walaupun potensi penerimaan daerah terutama dari dana perimbangan tidak terlalu menjanjikan.

“Oleh sebab itu thema ulang tahun Kabupaten Pelalawan ke-17 pada Tahun 2016 ini adalah Memantapkan sinergi pembangunan menuju pelalawan emas.  Tema ini dimaksudkan agar seluruh komponen pembangunan di Kabupaten Pelalawan dapat menyadari, memahami dan berada pada langkah yang sama untuk memajukan daerah ini, secara bahu membahu, satu kepentingan, satu semangat dan satu tujuan”tegasnya menjelaskan.

Menjadikan Kabupaten Pelalawan sebagai daerah yang dapat sejajar dan bahkan lebih maju dari daerah lain tidak bisa hanya dengan bertumpu pada kemampuan keuangan yang dimiliki Pemerintah Daerah semata.

Berbagai potensi pembangunan dari masyarakat sendiri, dan potensi pembangunan dari dunia usaha yang operasional di daerah ini. Keberhasilan  memobilisasi dukungan dari dunia usaha tentu akan mempercepat gerak langkah pembangunan daerah, yang pada gilirannya akan berdampak positif bagi peningkatan kinerja dan kemajuan dunia usaha itu sendiri.

“Maka sinergi pembangunan di Kabupaten Pelalawan harus dibulatkan, harus dimantapkan dan harus diperkuat,” tegas Harris kembali. 

Masa 17 Tahun terbentuknya Kabupaten Pelalawan sebagai daerah otonom baru, merupakan waktu yang relatif belum terlalu lama bagi Kabupaten Pelalawan untuk mengejar berbagai ketertinggalan, mengatasi berbagai kendala dan hambatan, mengoptimalkan potensi  pembangunan yang dimiliki, dan bahkan memanfaatkan peluang besar yang terbentang di di depan,

“Bahwa masyarakat saat ini sudah dapat merasakan berbagai kemajuan pembangunan,” ungkapnya

Masih di kesempatan yang sama, Bupati Pelalawan memaparkan satu persatu progres tujuh program strategis, keberhasilan yang telah di capai, serta harapan harapan dimasa depan dalam menuntaskan apa yang telah dimulainya itu.

Tersebab, pemerintahan saat ini merupakan kelanjutan dari pemerintahan sebelumnya, sehingga Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun  2016 – 2021 merupakan penyempurna-an, peningkatan dan perluasan kebijakan dan program pembangunan pada periode sebelumnya.

“visi pembangunan pada periode 2016 – 2021 adalah mempertajam dan mempertegas pernyataan dan makna visi 2011 – 2016 itu, yakni Inovasi Menuju Pelawan EMAS (Ekonomi Mandiri, Aman dan Sejahtera)”bebernya

Visi ini bermakna Pembangunan yang didorong upaya, gerakan dan prakarsa inovatif menuju Kabupaten Pelalawan yang mandiri dalam ekonomi, aman dan sejahtera dalam kehidupan sosial kemasyarakatan. Mandiri dalam ekonomi berarti memiliki komitmen dan konsistensi yang tinggi untuk memberdayakan kemampuan dan sumberdaya daerah.

Penulis : Apon Hadiwijaya

Tulis Komentar
comments powered by Disqus