PT SLS Sukseskan Program Pelatihan 1.000 Guru

Rabu,12 Oktober 2016 | 06:27:00
PT SLS Sukseskan Program Pelatihan 1.000 Guru
Ket Foto : Pelatihan guru oleh PT Astro Lestari Tbk

PANGKALANKERINCI - PT Sari Lembah Subur (SLS) gelar pelatihan bagi guru sekolah negeri dan swasta. Ini merupakan komitmen perusahaan dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan di daerah melalui program pelatihan untuk 1.000 guru dan 100 sekolah di Indonesia yang digagas PT Astra Agro Lestari Tbk.

Pelatihan selama tiga hari tersebut dibuka oleh Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Pelalawan, Riau, M Jalal, Selasa (11/10/2016). Menurut Jalal, swasta memiliki peran penting dalam membantu peningkatan kualitas pendidikan di lingkungan sekitarnya.

"Terima kasih dan penghargaan kepada PT SLS yang aktif dalam mempelopori kemajuan kualitas pendidikan di Kabupaten Pelalawan," kata Jalal.

Pelatihan yang diadakan di kantor PT SLS ini diikuti oleh 51 guru dari 35 sekolah SD, SMP dan MTS dari Kecamatan Kerumutan, Pangkalan Lesung dan Ukui.

Administratur PT SLS, Suparyo menjelaskan bahwa program pelatihan untuk sekolah di wilayah ring 1 perusahaan adalah untuk yang ketiga kalinya diadakan.

"Pelatihan ini merupakan implementasi dari salah satu program CSR bidang pendidikan sesuai visi Astra bermanfaat bagi bangsa," katanya.

Suparyo berharap, pelatihan bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh para peserta sehingga hasilnya dapat diimplementasikan di sekolah masing-masing. Pelatihan juga mengacu pada program 'Cerdas bersama Astra' yang digagas secara nasional.

"Kami memiliki target pelatihan 1.000 guru dan 100 sekolah secara nasional. Tujuannya salah satunya untuk meningkatkan kualitas sekolah sesuai dengan kebutuhan pembelajaran saat ini," kata Dwi Haryanto, dari Education Departement PT Astra Agro Lestari Tbk.

Pelatihan selama tiga hari ini banyak memberikan tambahan pengetahuan dan pengalaman bagi setiap peserta.

"Pelatihan serupa juga akan diberikan bagi sekolah sekolah yang berada sekitar PT Tunggal Perkasa Plantations di Ukui, PT Eka Dura Indonesia, PT Sawit Asahan Indah dan PT Kimia Tirta Utama," sebut Dwi.

Sebelumnya pelatihan dengan materi Matematika Cepat, IPA, Media Pembelajaran menggunakan IT juga telah dilaksanakan pada semester 1 lalu.

Dari materi yang sangat padat diharapkan dapat memberikan bekal bagi setiap peserta dalam metode pembelajaran yang lebih tepat. Materi yang diberikan meliputi kecerdasan majemuk, gaya belajar, penilaian otentik, porto folio, metode mengajar, manajemen kelas, membuat display perangkat mengajar dan prakek mengajar. Sebagai pemandu materi menghadirkan instruktur nasional dari Mantika Education Jakarta.

Dalam kegiatan tersebut, peserta antusias mengikuti jalannya workshop yang disampaikan oleh tenaga professional dari Jakarta. Melalui materi yang disampaikan dan dipraktekkan para guru dapat melihat potensi setiap anak didiknya.

Supijatun, salah satu guru sekolah yang mengikuti pelatihan mengatakan melalui pelatihan tersebut dirinya kini dapat mengerti bagaimana membuat media pembelajaran yang bisa lebih mudah diterima oleh siswa.

"Saya menjadi mengerti bagaimana cara menguasai kelas, bagaimana membuat anak menjadi senang belajar dan tidak stres. Disini kami belajar membuat manajemen kelas tertata agar lebih rapi dan baik sehingga anak tidak mudah jenuh menerima materi dari guru," tutur Supiatun.(Apon)

Tulis Komentar
comments powered by Disqus