Rusak Parah, Warga Minta Perhatian Pemerintah Bangun Jalan Lintas Bono

Rabu,28 September 2016 | 02:08:00
Rusak Parah, Warga Minta Perhatian Pemerintah Bangun Jalan Lintas Bono
Ket Foto : Jalan lintas Bono yang rusak parah

MERANTI (PelalawanNews.com) - Masyarakat Kelurahan Teluk Meranti dan Desa Teluk Binjai Kecamatan Teluk Meranti keluhkan Jalan Lintas Bono yang menghubungkan kedua desa dan kelurahan tersebut yang tak kunjung diperhatikan oleh pemerintah.

Bahkan masyarakat setempat yang sering menggunakan transportasi darat biasanya tidak bisa menjalankan aktivitasnya jika sudah memasuki musim hujan, pasalnya jalan itu banyak digenangi air dan berlumpur.

Tidak sampai disitu saja, saat musim hujan datang, masyarakat yang nekat melintasi Jalan Lintas Bono itu kerap terjatuh dari kendaraannya karena kondisi jalan yang licin dan berlumpur tersebut.

Trisno (45), salah seorang warga yang sering menggunakan transportasi jalur darat mengaku sangat mengeluhkan kondisi jalan tersebut, padahal jalan tersebut sangat sering dilintasi kendaraan besar.

Bahkan ia mengatakan, sejak pertama kali dimekarkan dari Kabupaten Kampar, Jalan Lintas Bono sangat jarang mendapatkan perhatian, jangankan untuk mengaspal jalan, untuk pengerasan jalan saja sangat jarang.

"Jangankan diaspal atau dibangunkan beton rigit, untuk pengerasan jalan saja sudah jarang, makanya jalan ini sulit untuk dilalui, apalagi saat musim hujan datang," ujarnya kepada PelalawanNews, Rabu (28/9).

Menurut Trisno, Jalan Lintas Bono merupakan salah satu akses untuk meningkatkan perekonomian masyarakat, sehingga banyak masyarakat yang menggantungkan hidupnya di jalan lintas menuju tempat pariwisata Ombak Bono itu.

Jalan Lintas Bono juga menjadi salah satu akses untuk mengangkut hasil pertanian bagi masyarakat, sehingga jalan itu dianggap sangat penting dalam meningkatkan hasil produksi masyarakat.

"Sebagai masyarakat kami sangat berharap jalan itu bisa diperbaiki setiap tahunnya, sebab kami sangat bergantung dengan kondisi jalan, terutama saat mengangkut hasil pertanian," ulasnya.

Kedepan Trisno juga mengharapkan pemerintah bisa memberikan perhatian lebih untuk memberikan sedikit anggaran untuk perawatan pengerasan jalan tersebut.

Begitu juga dengan perusahaan yang selalu menggunakan Jalan Lintas Bono sebagai akses pengangkutan barang, yang seharusnya bisa memberikan kontribusi berupa melakukan perbaikan pada saat setelah musim hujan.

"Biasanya jalan akan rusak parah setelah musim hujan datang, disaat itulah kita sangat mengharapkan bantuan dari pemerintah dan perusahaan untuk memberikan sedikit perhatian untuk perawatan jalan itu," harapnya.(Juki)

Tulis Komentar
comments powered by Disqus