Diduga Tidak Sesuai Bestek

Masyarakat Tolak Proyek Jalan Sungai Ara-Merbau

Rabu,28 September 2016 | 01:41:00
 Masyarakat Tolak Proyek Jalan Sungai Ara-Merbau
Ket Foto : Plang proyek jalan poros Sungai Ara Merbau yang diduga tak sesuai bestek

BUNUT (PelalawanNews.com) - Proyek Paket XV peningkatan jalan poros Sungai Ara-Merbau dengan bentuk rigit pavement dinilai tak sesuai Rencana Anggaran Belanja (RAB), atas dugaan tersebut masyarakat banyak yang menolak hasil proyek tersebut.

Proyek tender yang dikerjakan PT. Proteknika Jasa Raharja dengan Nilai Kontrak Rp 3.591.489.000,- ini menuai kritik di kalangan masyarakat dikarenakan baru beberapa bulan jalan tersebut dikerjakan sudah banyak yang berlobang.

Berdasarkan laporan masyarakat, sejak awal pengerjaan jalan itu saja tidak sesuai dengan yang diharapkan masyarakat mulai dari penimbunan sampai dengan pemasangan besi angker.

Nasarudin (30), Salah seorang warga Desa Merbau kepada Seputar Pelalawan mengatakan kalau dirinya sangat kecewa dengan keadaan jalan tersebut, pasalnya mereka sering melintasi jalan itu dengan sepeda motor.

Yang menjadi ketakutan bagi masyarakat adalah, jalan yang baru saja selesai itu bisa menelan korban, sebab jalan yang rusak tidak sedikit, bahkan lubangnya pun banyak yang besar dan dalam.

"Kami heran saja, kenapa jalan yang baru saja dibangun itu sudah rusak, kalau dibiarkan lama-lama, jalan itu kami takutkan bisa menelan korban kecelakaan, bahkan bisa merenggut nyawa," keluhnya.

Begitu juga dengan yang disampaikan Jusman (54), salah seorang warga Sungai Ara, dikatakannya, jalan tersebut merupakan akses penting bagi masyarakat, terutama untuk menghubungkan dua desa tersebut.

Tidak sampai disitu saja, jalan yang baru saja dibangun itu merupakan salah satu akses untuk meningkatkan perekonomian masyarakat, sebab dengan bagusnya jalan itu, hasil pertanian masyarakat lebih mudah untuk diangkut.

"Awalnya kami sangat senang dengan bantuan pemerintah ini, tapi karena pengerjaanya hanya asal-asalan, tentu kami yang akan memakai jalan itu sangat kecewa dengan hasilnya saat ini," imbuhnya.

Pantuan Seputar Pelalawan di lapangan, kegiatan jalan tersebut sepertinya tidak selesai dan dikerjakan asal-asalan, sebab banyak terdapat lubang yang disebabkan genangan air. Selain itu juga terlihat banyak retakan.

Sementara itu, salah seorang anggota Konsultan Pengawas dari CV. Novianda Cemerlang Konsultan saat melakukan pengecekan jalan poros Sungai Ara-Merbau tersebut mengatakan kalau dirinya tidak tahu soal ini. Dia hanya anggota pengawas lapangan dan menyuruh menjumpai kontraktor.

"Kami hanya pengawas lapangan, tidak tahu soal kerusakan jalan ini, tanyakan aja lansung sama kontraktor," ungkap narasumber dari Konsultan yang tak ingin menyebutkan namanya.(Rizki)
 

Tulis Komentar
comments powered by Disqus