Cegah Bahaya Narkoba

BNNK Himbau Sekolah Lakukan Test Urine Pada Siswanya

Jumat,29 Juli 2016 | 06:35:00
BNNK Himbau Sekolah Lakukan Test Urine Pada Siswanya
Ket Foto : Kasi Cerdas BNNK Pelalawan Indra Wahyudi SE

PANGKALAN KERINCI (Pelalawannews.com) - Salah seorang orang tua siswa di Kecamatan Kerumutan mengeluhkan adanya pungutan tambahan di sekolah SMA saat anaknya melakukan pendaftaran ulang sebagai siswa baru. Pungutan tambahan tersebut dikenakan merata per siswa baru dengan besaran Rp. 160.000 per siswa.

Padahal sebelum mendaftar di sekolah menangah atas itu tidak ada pemberitahuan akan adanya biaya tambahan yang akan dikenakan kepada siswa baru. Dari keterangan orang tua siswa, pungutan itu untuk biaya tst urine, yang guna nya untuk mengetahui apakah siswa baru itu positif atau negatif pengguna narkoba.

“Masing masing siswa baru dikenakan pungutan sebesar 160 ribu rupiah, kata guru untuk biaya test urine,” jelas salah seorang wali siswa Hasni (41).

Yang menjadi pertanyaan para orang tua siswa, apakah untuk test urine tersebut harus dibebankan kepada siswa, sedangkan program itu sudah menjadi programnya pemerintah.

“Memberantas Narkoba kan programnya Pemerintah, kok di bebankan kepada siswa?” ujarnya penuh tanda tanya.

Terkait adanya test urine yang dilakukan oleh pihak sekolah kepada para siswa baru yang dilaksanakan di awal tahun ajaran, Kepala Seksi Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat Badan Narkotika Nasional Kabupaten (Kasi Cerdas BNNK) Pelalawan, Indra Wahyudi SE, menjelaskan bahwa saat ini BNNK Pelalawan telah membuat himbauan kepada Dinas Pendidikan untuk di teruskan kepada sekolah sekolah di Kabupaten Pelalawan untuk dilaksanakan tes urine kepada siswanya.

“Ada himbauan kita ke Disdik untuk di teruskan ke sekolah sekolah, itu baru himbauan, MoU nya belum ada,” kata Yudi

Untuk teknis pelaksanaan test urine, lanjtnya, dilaksakan oleh sekolah itu sendiri dengan mendatangkan tenaga yang berkompeten untuk melakukan test urine tersebut, seperti Puskesmas, Klinik ataupun RS setempat.

“Test urinenya tetap di sekolah, yang melakukan test urine nya itu yang datang ke sekolah,” lanjutnya

Terkait dengan biaya tes urine yang dibebankan oleh pihak sekolah kepada para siswa dengan nominal Rp.160.000 per siswa itu, Yudi menagatakan bahwa besaran biaya tergantung kepada pihak yang di tunjukkan untuk melakukan itu. pihak BNNK tidak sampai masuk ke arah itu, hanya sebatas menghimbau saja.

“Kalau biaya nya yang berdasarkan biaya yang do tetapkan oleh pihak yang ditunjuk oleh itu, kalau kita kan sebatas menghimbau saja, pihak sekolah yang melaksanakannya dengan menujukkan pihak yang berkompeten,” akuinya

Maksud dilakukan tes urine bagi pelajar itu untuk melakuakn pencegahan dini terhadap bahaya narkota yang sudah menjangkiti generasi muda saat ini, penanganan nya butuh perhatian semua pihak, dan langkah BNNK Pelalawan untuk menekan angka pengguna narkoba di tingkat pelajar dengan menggandeng Disdik dan pihak sekolah.

Selain pencegahan dini melaui tes urine tersebut, BNNK Pelalawan juga sidah mengagendakan untuk melaksanakan seminar bahaya narkoba untuk tingkat Pelalawan, saat ini tengah di siapkan secara matang.

“Dalam waktu dekat ini, peserta nya kita undang semua sekolah SMA sederajat di Kabupaten Pelalawan,” imbuhnya

Yudi berpesan kepada generasi muda Kabupaten Pelalawan untuk menjauhi pengaruh pengaruh barang haram tersebut, dan berhati hati dalam memilih pergaulan, sa;ah bergaul bisa terjerumus dalam lembah hitam narkoba.

“Kita berharap kepada adik adik pelajar untuk tidak coba coba yang namanya narkoba, itu akan merusak masa depanmu, kejarlah prestasi dengan cara cara yang benar tanpa narkoba,” harap Yudi

Tulis Komentar
comments powered by Disqus