Bangun Infrastruktur di Desa/Kelurahan

Pemkab Pelalawan Sukses Percepat Pembangunan Melalui PPIDK

Kamis,16 Juni 2016 | 09:26:00
Pemkab Pelalawan Sukses Percepat Pembangunan Melalui PPIDK
Ket Foto : Bupati Pelalawan HM Harris saat meresmikan salah satu proyek PPIDK baru baru ini

Program Pembangunan Infrastruktur Desa dan Kelurahan (PPIDK), yang sudah dijalankan sejak tahun 2013 silam itu, dinilai sangat tepat sasaran dan manfaatnya. Karena program yang menggelontorkan dana ratusan juta rupiah untuk setiap desa dan kelurahan ini, diusulkan dan dikerjakan serta diawasi langsung oleh masyarakat setempat.

Program yang didasarkan Peraturan Bupati (Perbub) Pelalawan ini, memang dimaksudkan untuk melibatkan langsung masyarakat setempat. "Inti dari PPIDK ini adalah musyawarah untuk mufakat, swadaya masyarakat dan peran serta langsung dalam pembangunan infrastruktur desanya. Kalau percepatan pembangunan infrastruktur desa dan kelurahan ini hanya dibebankan ke Satker tertentu saja, tentu tidak akan tercover secara maksimal," sebut Bupati Pelalawan HM Harris

Dari awal program ini diluncurkan Pemkab Pelalawan, Pemkab Pelalawan terus mengingatkan dan mendorong masyarakat Pelalawan, untuk mengedepankan musyawarah desa untuk menentukan infrastruktur apa yang paling prioritas didesa mereka tersebut. "Disisi lain kita juga ingin mendorong masyarakat mengutamakan musyawarah, dan semangat gotong royong," ungkap Harris.

Keberhasilan program PPIDK di Kabupaten Pelalawan, menurut Harris, bukan berdasarkan laporan Satker terkait saja. Sebagai penggagas program pembangunan di tingkat terbawah sejak program ini diluncurkan terus turun ke desa-desa, serta meninjau hasil pembangunan PPIDK. "Dari pantuan kita dilapangan, semua hasil PPIDK melebih dari bestek yang sudah dibuat. Artinya juga peran swadaya masyarakat juga sangat dominan," sebut Harris sumbringah.

Kegembiraan Harris sangat wajar, program yang telah memasuki tahun keempat ini menunjukkan hasil yang sangat memuaskan.

"Setiap tahun dari program ini kita upayakan percepatan pembangunan di Desa dan kelurahan," katanya.

Dalam berbagai kunjungan ke kecamatan, kelurahan dan desa, baik dalam acara Rapat Koordinasi Camat, Lurah, Kepala Desa dan Ketua BPD, maupun dalam acara dialog Pemkab Pelalawan dengan camat, kepala desa dan tokoh masyarakat.

"Pembangunan infrastruktur desa dan kelurahan dengan program PPIDK ini, harus berdasarkan kesepakatan bersama didesa bersangkutan. Kepala desa, bersama KSM dan perangkat desa, serta tokoh masyarakat, pemuda harus bermusyawarah dulu, sebelum mengambil keputusan bersama, sebelum mengajukan infrastruktur apa yang akan dibangun dengan dana PPIDK ini. Pemerintah daerah, tidak akan mengintervensi keinginan masyarakat desa," papar Bupati Harris.

Meskipun diakui Harris, APBD Pelalawan masih tergolong kecil jika dibandingkan dengan Kabupaten/ Kota lain di Riau. Tidak akan menyurutkan niat pemkab Pelalawan dalam membangun infrastruktur desa dan kelurahan melalui program PPIDK ini. Karena katanya, PPIDK sangat tepat sasaran dan sesuai dengan keinginan masyarakat. 

Untuk memacu semangat masyarakat, dan juga sebagai bentuk apresiasi pemerintah daerah kepada pihak kecamatan, kelurahan dan desa dalam menjalankan program PPIDK pada tahun 2015 silam, pemkab Pelalawan melakukan penilaian serta memberikan reward, berupa penambahan nilai dana PPIDK untuk tahun 2016 ini.

Kepala Badan pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) kabupaten Pelalawan, Zamhur menyebutkan, ada beberapa kriteria yang akan dinilai pihaknya, terhadap pelaksanaan PPIDK tahun lalu. Diantaranya, tingkat swadaya masyarakat, ketepatan tujuan dan sasaran program, pencapaian waktu pelaksanaan, kesesuaian biaya serta partisipasi masyarakat.

 "Kriteria-kriteria ini menjadi dasar penilaian kita. Terhadap kecamatan yang mendapat nilai tertinggi, akan kita beri reward sebesar Rp. 150 juta. Kemudian untuk peringkat kedua dan ketiga, masing desa dan kelurahan di kecamatan tersebut mendapat Rp. 100 juta dan Rp. 75 juta," terang Zamhur. 

Zamhur menyakini, dengan program PPIDK, dalam dua atau tiga tahun kedepan, semua infrastruktur desa dan kelurahan untuk kategori menengah dan kecil, bisa terpenuhi.

"Melihat keberhasilan PPIDK tahun 2015 lalu, saya berkeyakinan untuk infrastruktur kecil dan menengah desa dan kelurahan, dalam dua dan tiga tahun kedepan bisa terpenuhi," sebut Zamhur yakin.

Keyakinan tersebut sangat beralasan, dimana program PPIDK tahun 2015 silam, sangat berhasil dan sukses ditiap-tiap desa dan kelurahan. Semua program yang diajukan desa dan kelurahan, dikerjakan melebihi persentase yang sudah ditentukan. "Artinya tingkat swadaya masyarakat kita masih tinggi. Disamping kesadaran masyarakat yang ingin membangun kampongnya yang juga tinggi," kata Zamhur.

Dari penilaian pihaknya, secara keseluruhan, pengerjaan bobot fisik program PPIDK se kabupaten Pelalawan mencapai 103,30 persen. Artinya kata Zamhur, hasil pekerjaan dilapangan melebihi bobot fisik sesuai dengan ARB.(Adv/ Ayumi)

 

Tulis Komentar
comments powered by Disqus