Ironis, Ditengah Rasionalisasi Kendaraan Pejabat Diperbaharui

Jumat,20 Mei 2016 | 01:04:00
Ironis, Ditengah Rasionalisasi Kendaraan Pejabat Diperbaharui
Ket Foto : honda crv

Pangkalan Kerinci(PNC)- - Jurang pemisah antara pejabat dengan tenga honorer yang ada di Kabupaten Pelalawan semakin membesar. Seiring dengan rasionalisasi anggaran, pegawai kasta terendah itu mendapatkan potongan gaji sebesar 20 persen.

Sebelumya gaji tenaga honoter atau Pegawai Tidak Tetap (PTT) itu sebesar Rp. 1.8 juta, maka sekarang gaji mereka harus dikurangni sebesar Rp. 360 ribu setiap bulannya atau dengan penghasilan sebesar Rp. 1.440.000.

Berdasarkan kajian rasionalisasi yang diotak-atik pemerintah daerah melalui Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), jalan untuk mengurangi gaji tenaga honorer yang mencapai 5000an orang itu adalah jalan tengah dibandingkan harus dibuang setengahnya.

Pasalnya Pemerintah Daerah harus mengingat Dana Bagi Hasil (DBH)  yang diberikan pemerintah pusat kepada Daerah semakin berkurang, sebab haraga minyak dunia Sangat mempengaruhi besaraan DBH yang harus diterima Derah .

Sebanyak 4 orang pejabat Pelalawan yakni Assisten I,II,III dan IV mendapatkan kendaraan baru dengan alasan kendaraan yang lama sudah tidak layak pakai.

Dimana pengadaan 4 mobil dinas jenis Honda CRV untuk 4 orang pejabat ini  dengan budged Rp.400 jutaan tersebut sangat mendesak.

Sementara itu, sistem pembelian 4 unit mobil dinas Honda CRV tersebut dibeli secara langsung. Sedangkan untuk mobil lama jenis Vitara milik Assisten tersebut akan dilelang.

Disis lain masyarakat pelalawan terutama tenaga honorer mengecamkeputusan yang diambil pemerintah terkait pembelian kendaraan dinas baru tersebut,pasalnya saat ini daerah sedang pengurangan anggaran 

Tulis Komentar
comments powered by Disqus