Peternak sapi Desa Makmur dapat pelatihan

Makanan dan Minumkan Bergizi dari olahan susu sapi

Rabu,04 Mei 2016 | 10:53:00
Makanan dan Minumkan Bergizi dari olahan susu sapi
Ket Foto : olahan susu

Pangkalan Kerinci- PNC Sebagai langkah untuk mensukseskan 7 Program strategis Kabupaten Pelalawan menuju Pelalawan EMAS, Ternyata Peternak sapi perah yang ada di Desa Makmur juga mendapatkan perhatian dari Pemerintah Pelalawan melalui Dinas Petertakan .

Peternah sapi perah yang terdiri dari 20 Kepala Keluarga (KK) itu mendapatkan pelatihan untuk mengolah susu sapi hasil perahannya, agar bias mendapatkan pemasukan yang lebih besar lagi.

Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Pelalawan , T Mukhtaruddin kepada Seputar Pelalawan Mengatakan sebelumnya sebanyak 20 KK tersebut mendapatakn Bantuan dari Dinas Peternakan untuk memelihara sapi perah.

Ada pun pelatihan yang diberikan pada petani dengan mendatangkan narasumber Dodik Suprapto dari Balai Besar Pelatihan Peternakan(BBPP) Batu Malang itu berupa mengolah makanan sapi naget susu, keju mezarella, es kefir, stick susu, permen, sabun susu dan es cream stick.

Menurut Mukhtaruddin, selama ini uang yang didapat petani darin menjual susu sapi murni hanya Rp. 10 ribu  per liternya namu setelah diolah, satu liter susu sapi segar itu bias menjadi Rp 30 ribuan per liternya.  

Selanjutnya Mukhtaruddin mengatakan dengan berkembangnya usaha rumah tangga oleh petani sapi perah itu, ia berharap petani tersebut nantinya bias membentuk sebuah koperasi yan bias mendapatkan bantuan modal, sehingga usaha petani bias lebih besar lagi. Sementara itu, diakui Samsul Iska (46), salah seorang petani sapi perah mengatakan bahwa pelatihan tersebut sangat bermanfaat bagi mereka, terutama bagi ibu rumkah tangga yang ada dirumah.

Samsul menyebutkan selama ini petani sapi perah belum berinovasi untuk membuat makanan dan minuman dari susu sapi, jadi petani sangat beruntung mendapatkan pelatihan tersebut. Ia juga berharap kepada pemerintah untuk bias membentuk pemasaran untuk makanan dan minuman olahan dari susu sapi. Karena selama ini pemasaran  susu sapi masih sedikit sulit. (IU)

Tulis Komentar
comments powered by Disqus