Jadi Bupati di Periode Kedua

Harris Optimis Tuntaskan Tujuh Program Strategis

Senin,25 April 2016 | 11:30:00
Harris Optimis Tuntaskan Tujuh Program Strategis
Ket Foto : Bupati Pelalawan HM Harris

PANGKALAN KERINCI (PelalawanNews.com) – Bertempat di sasana Bhakti Praja Gedung C lantai 3 Kemendagri Jakarta, Jum’at(22/4). HM Harris bersama pasangannya H Zardewan diambil sumpahnya dan dilantik menjadi Bupati dan Wakil Bupati Pelalawan periode 2016-2021 oleh Gubernur Riau Ir Arsyadjuliandri Rahman MBA disaksikan oleh Menteri Dalam Negeri Cahyo Kumolo.

Keesokan harinya, Sabtu (23/4) malam, HM Harris menghadiri resepsi pelantikan yang di laksanakan di lapangan kreatif depan kantor Bupati Pelalawan, Pangkalan Kerinci.

Bagi putra Langgam ini, pengucapan sumpah bukan sebagai Bupati Pelalawan bukan kali pertama dilakukannya, lima tahun lalu, HM Harris juga mengucapkan sumpah yang sama menjalankan tugas dan kewajibannya sebagai Bupati Pelalawan sebaik baiknya, serta berbakti kepada masyarakat, busa dan bangsa.

Di periode pertama masa jabatannya, suami dari Hj. Ratna Mainar ini melakukan berbagai upaya untuk memberikan pengabdian terbaiknya kepada masyarakat Kabupaten Pelalawan. Niat tulusnya di jabah oleh Allah SWT, tujuh program strategis pembangunan Kabupaten Pelalawan yang merupakan gagasan dan maha karya nya menjawab berbagai kebutuhan dan harapan masyarakat Kabupaten Pelalawan.

Kini, setelah pengucapan sumpah yang kedua sebagai Bupati Pelalawan, HM Harris masih bertekad untuk melanjutkan tujuh program strategis yang dinilai berhasil di periode pertama pemerintahannya. Untuk lima tahun ke depan, program strategis itu akan diperkuat sehingga pencapaian keberhasilan lebih besar lagi.

“Tujuh program strategis sudah dapat dinikmati masyarakat, seperti pendidikan gratis, pengobatan gratis, pembangunan infrastruktur, penerangan lsitrik, peningkatan ketahanan pangan, wisata dan teknopolitan, namun untuk lima tahun kepemimpinan kami ke depannya, program program itu akan di perkuat,”kata HM Harris

Setelah mendapatkan dua kesempatan dipercayai masyarakat Kabupaten Pelalawan untuk memimpin negeri amanah seiya sekata ini, HM Harris menyebutkan akan menjalankan amanah masyarakat itu dengan sebaik baiknya dalam rangka menuju Pelalawan Emas.

“Terima kasih yang tidak terhingga kepada masyarakat yang kembali memilih saya sebagai bupati, amanah ini akan kami jalankan dengan sebaik baiknya dalam menuju Pelalawan emas, mencapai kemandirian ekonomi,”sambungnya

Diakuinya, diawal masa pemerintahan keduanya kali ini, rintangan pertama datang dari turunnya penerimaan Dana Bagi hasil (DBH) Migas, yang menyebabkan kebijakan rasionalisasi anggaran, berbagai program pembangunan terpaksa harus di tiadakan, pemerintah daerah harus lebih jeli dalam memilah program yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat.

“Kecenderungan di tahun tahun mendatang, terbatasnya dan cenderung menurunnya sumber daya  daerah untuk membiayai pembangunan, seperti yang terjadi saat ini imbas dari pengurangan DBH, maka  paradigma pembangunan harus berubah, yang mengharuskan kita memilih program strategis untuk di kedepankan dengan memperhitungkan sumber daya yang ada di daerah,” tegasnya

Untuk berhasilnya pembangunan yang digalakkan nanti, Harris mengharapkan dukungan dari seluruh elemen masyarakat Kabupaten Pelalawan untuk bersatu padu membangun negeri, ditambahkannya perbedaan politik dan dukungan saat pilkada lalu tealh berakhir, kini tiba saatnya menyatukan langkah bersam sama membangun  daerah yang dicintai ini.

“Mari kita bersama sama saling mengisi, dan menjalankan program pembangunan,” harapnya

Dibeberkannya, Program pembangunan yang dijalankan oleh Pemkab Pelalawan saat ini, telah mengacu pada visi pembangunan secara nasional di bawah pemerintahan Jokowi – JK, empat dari program strategis yang digalakkan Pemkab Pelalawan masuk ke dalam Nawacita yang akan dicapai oleh presiden Jokowi.

“Apa yang termuat di dalam Nawacita nya pemerintahan Jokowi-JK, empat diantaranya sudah terlebih dahulu kita laksanakan, dan ini patut membanggakan kita,” lanjutnya

Salah satunya Pelalawan Inovatif, Pemkab Pelalawan menggesa pembangunan kawasan teknopolitan di Langgam, Sekolah Tinggi Teknologi Pelalawan (STTP) sudah dibangun, juga disediakan lahan untuk pembangunan Sekolah Kepolisian Negara (SPN), serta menjadi kawasan itu menjadi tempat berhimpunnnya para teknokrat teknokrat yang akan menaikkan pangsa pasar produk lokal di pasar internasional.

Teknopiltan milik Pemkab Pelalawan merupakan tekno park terbesar di Indonesia, dan merupakan salah satu tekonopark dari tiga teknopark yang akan di gesa oleh Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) realisasinya pembangunannya untuk mendukung program nasional pemerintah sekarang ini.

“Seperti yang disampaikan oleh pak Tatang dari BPPT, bahwa pemerintah pusat akan membangun 100 teknopark yang tersebar di seluruh wilayah tanah air, namun tiga diantaranya mendapat perhatian serius untuk di gesa realisasinya, dan pilot project teknopolitan secara nasional, dan teknopolitan kita salah satu dari tiga itu,” imbuhnya

Program lain disebutkan Harris, rasio elektrikasi masyarakat di tahun 2012 yang hanya 21.7 persen dan menjadi terendah untuk tingkat Propinsi Riau,  saat itu, banyak rumah tangga rumah tangga di daerah daerah berkembang belum teraliri listrik, saat ini, berkat program Pelalawan Terang, rumah rumah warga bahkan di pelosok desa sudah diterangi listrik.

“Saat ini, bahkan rasio elektrikasi kita sudah diatas rata rata nasional, ini berkat kerja keras kita semua mensukseskan program Pelalawan terang,” katanya

Harris juga menyoroti kinerja isntansi daerah dalam mengelola dana pembangunan, baik yang bersumber dari APBD maupun dari APBN. Dari hasil raport Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi pemerintah (LAKIP) dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi  Birokrasi (Menpan RB), Pemkab Pelalawan mendapatkan nilai C.

“Akuntabilitas kinerja kita secara umum mengalami peningkatan, namun masih perlu kita benahi kedepannya, untuk mencapai target target pembangunan.”jelasnya

Untuk itu, bersama wakil Bupati H. Zardewan, manajemen pemerintah daerah harus disamakan persepsinya, program pembangunan yang di prioritaskan harus dilaksanakan dengan sungguh sungguh, bukan hanya sekedar memenuhi kepuasan pimpinan semata.

“Jangan sampai bupati nya sakit, kepala dinas ikut sakit, semua harus bekerja keras mewujudkan Pelalawan emas, kita yakin, apa yang kita laksanakan ini akan berhasil,” pungkasnya optimis (Apon)

Tulis Komentar
comments powered by Disqus