Raja Alkaf: THL-TB Berkesempatan Jadi PNS

Senin,29 Februari 2016 | 02:27:00
Raja Alkaf: THL-TB Berkesempatan Jadi PNS
Ket Foto : Penyuluh Pertanian sedang memberikan penjelasan pada petani

PANGKALAN KERINCI (PNC) - Keseriusan pemerintah terhadap swasembada pangan semakin jelas, hal ini ditandai dengan diberikannya kesempatan pada tenaga harian lepas (THL) dan tenaga bantu (TB) penyuluh pertanian untuk menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Penyuluhan (DKPP) Kabupaten Pelalawan, Raja Alkaf kepada Seputar Pelalawan mengatakan, pihaknya mendapatkan surat edaran dari Kementerian Pertanian untuk mengumumkan kesempatan pada THL TB penyuluh pertanian untuk dapat menjadi PNS melalui seleksi.

"Berdasarkan Surat BP2SDM Kementerian Pertanian THL-TB mendapatkan kesempatan untuk mengikuti seleksi PNS dan Calon Pegawai Pemerintah dengan Pertanian Kontrak (PPPK)," terangnya.

Kendati demikian, Raja Alkaf mengatakan sebelumnya THL-TB harus memenuhi syarat diantaranya pengalaman kerja minimal 4 tahun, mendapatkan rekomendasi kinerja baik, aspek teknis minimal 70 persen dan Aspek manajerial 30 persen.

Selain itu juga ada syarakat pelaksanaaan penilaian evaluasi kinerja melalui siste, pelaporan mingguna mulai dari Oktober 2015 hingga Maret 2016.

"Sebelum mengikuti penyuluhan, THL-TB harus memenuhi syarat, salah satunya laporan hasil evaluasi kinerjanya kepada pusat penyuluhan pertanian," ulasnya.

Lebih lanjut, Raja Alkaf mengatakan kesempatan tersebut harus diumumkan pada seluruh THL-TB, sebab kesempatan itu sudah lama ditunggu oleh THL-TB.

"Ini kesempatan, jadi dalam waktu dekat kita akan memberikan pengumuman pada seluruh penyuluh THL-TB yang berada di wilayah Kabupaten Pelalawan," tandasnya.

Disisi lain, kesempatan yang diberikan pada THL-TB itu oleh pemerintah merupakan untuk meningkatakan swasembada pangan, sebab selama ini THL-TB sudah melakukan tugas sebagai seorang PNS.

"Tujuan sudar edaran itu untuk meningkatkan Swasembada Pangan di tingkat daerah," pungkasnya.(eno)

Tulis Komentar
comments powered by Disqus