Polisi Diminta Usut tuntas Penyebaran Video Mesum Oknum Pejabat Siak

Senin,18 November 2013 | 03:55:00
Polisi Diminta Usut tuntas Penyebaran Video Mesum Oknum Pejabat Siak
Ket Foto : Video Mesum diduga dilakukan oleh oknum Pejabat di pemkab Siak sempat mebuat heboh masyarakat.

Pekanbaru (PelalawanNews.com) – Aparat kepolisian diminta untuk secara tuntas mengusut kasus pembuatan dan penyebaran video asusila diduga melibatkan pejabat di lingkungan Pemda Siak. Sehingga kasus ini tidak menjadi preseden buruk bagi kepolisian dan juga pemerintah daerah. 

Hal tersebut dikatakan Kriminolog dari Universitas Islam Riau, Syahrul Akmal Latif, seperti dikutip Antara mengatakan bahwa kasus video asusila itu melibatkan pembuat itu sendiri dan juga penyebar video tersebut..

“Kasus video asusila yang melbatkan pejabat eselon II pemkab Siak ini sangat menarik diungkap pelaku penyebarannya, selain  pelaku pembuat video itu, penyebar juga diancam sanksi pidana,” sebutnya.

Ditambahkannya,Sebagai seorang pegawai negeri Sipil (PNS)  yang seharusnya bersikap profesional dengan menjadi panutan. Selaku pemeran utama dalam dalam video itu, sepatutnya yang bersangkutan mendapatkan sanksi tegas dari lembaga tempatnya bekerja.

Agar diketahui motif dan tujuan pelaku dalam pembuatan dan penyebarannya, menurut Syahrul, harus diungkapkan dulu siapa pelakunya, namun ada beberapa indikasi motif mengapa pelaku begitu tega atau bahkan tak cerdas sehingga melakukan perbuatan memalukan itu.

Pertama, pelaku memiliki dendam pribadi dengan pemeran utama dalam video tersebut setelah keinginannya tidak terpenuhi atau adanya masalah pribadi lainnya.

Selanjutnya, pelaku sengaja merekam berbuatan asusila tersebut untuk kepentingan pribadi atau kelompok.  “Istilahnya itu, pelaku ini memesar korban. Korban yang saya maksud adalah laki-laki di dalam video itu,” ujarnya.

Kemudian, kata Syahrul, ada indikasi motif bahwa penyebaran video asusila itu berkaitan dengan kepentingan yang politis.  Pada kasus pembuatan dan penyebaran video asusila ini, seorang aktor tersebut yang diindikasi sebagai Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Siak telah megajukan surat pengunduran diri.

Sementara si aktris atau pelaku perempuan dalam video tersebut, sejauh ini masih belum diketahui identitasnya. Kepolisian Daerah Riau bersama jajaran sebelumnya mengakui masih menyelidiki kasus tersebut.

antarariau

Tulis Komentar
comments powered by Disqus