Objek Wisata Pelalawan Mulai Dilirik Wisman

Senin,29 Februari 2016 | 01:54:00
Objek Wisata Pelalawan Mulai Dilirik Wisman
Ket Foto :

PANGKALAN KERINCI (PNC) - Kurangnya Dana Bagi Hasil (DBH) mengakibatkan Anggaran Pendapatan dan belanja Daerah (APBD) Kabupaten Pelalawan berkurang, bahkan kekurangan itu mencapai angka 40 persen.

Hal ini tentunya dapat mempengaruhi perekonomian masyarakat, pasalnya APBD yang digunakan untuk pembangunan menjadi berkurang.

Mengantisipasi hal tersebut, Pemerintah Kabupaten Pelalawan harus memutar otak untuk meningkatkan perekonomian masyarakat, salah satunya melalui sektor pariwisata.

Kepala Dinas Budaya, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) Kabupaten Pelalawan, Zulkifli, menyebutkan, saat ini jumlah objek wisata yang bisa dikunjungi oleh wisatawan ada sekitar 50 objek.

Dari 50 objek wisata yang ada di Kabupaten dengan julukan Seiya Sekata itu diantaranya terdiri dari wisata religi, budaya, wisata alam dan wisata sejarah yang tersebar di seluruh wilayah.

"Objek wisata yang ada di Kabupaten Pelalawan saat ini cukup banyak, bahkan sebagian objek wisata sudah ada yang dikenal hingga ke luar negeri dan dikunjungi oleh wisatawan asing," ujarnya.

Zulkifli menyebutkan, objek wisata yang ada itu bisa menjadi pemasukan bagi daerah, selain itu kunjungan wisatawan itu dinilai dapat meningkatkan perekonomian masyarakat di Pelalawan khususnya yang berada di sekitar objek wisata.

"Wisatawan yang datang ke Pelalawan nantinya akan berbelanja dan meninggalkan uang di Pelalawan, secara tidak langsung perputaran ekonomi di sekitar objek wisata akan meningkat dengan sendirinya," ulasnya.

Kendati harapan untuk meningkatkan perekonomian di Pelalawan itu bisa dilakukan dengan cara menggalakkan sektor pariwisata, namun saat ini Dinas cukup kewalahan untuk meningkatkan infrastruktur pendukung.

Ditambah lagi fasilitas pendukung dari sektor pariwisata sangat kurang, diantaranya seperti jalan, parkir dan bangunan seperti makam hanya dibangun oleh masyarakat tempatan.

"Kita berharap ada anggaran yang bisa digunakan untuk meningkatkan fasilitas pendukung, tentunya untuk meningkatkan perekonomian masyarakat," pungkasnya.

Seperti yang diungkapkannya, pada tahun 2015 lalu, kunjungan wisatawan ke Pelalawan cukup banyak, bahkan ada juga yang datang dari luar negeri, seperti Australia, Amerika dan negara-negara lainnya.

Dari 51 objek wisata yang ada di Pelalawan, kunjungan wisatawan paling banyak adalah ke Onjek Wisata Water Park Grand Hotel, setelag itu adalah Danau Tajwid.

"Untuk tahun 2015 lalu, jumlah kunjungan mencapai 57.901 wisatawan yang terdiri dari 57.338 wisatawan domestik dan 563 wisatawan mancanegara (Wisman), dan kunjungan wisman paling banyak adalah ke Tamana Nasional Teso Nilo, dan Ombak Bono," paparnya.

Mengenai hal itu, Zulkifli mengatakan objek wisata yang berada di Pelalawan tidak kalah jauh dengan objek wisata lainnya yang berada di Riau ataupun di Provinsi tetangga seperti Sumbar, hal ini dilihat dari jumlah kunjungan wisatawan.

"Objek wisata yang ada di Pelalawan sudah mulai dilirik oleh wisatawan asing, tinggal bagaimana cara mengembangkannya kedepan," pungkasnya.(Ali)

Tulis Komentar
comments powered by Disqus