Eks Gafatar Berpotensi Jadi Teroris

Senin,22 Februari 2016 | 02:09:00
Eks Gafatar Berpotensi Jadi Teroris
Ket Foto : Ilustrasi

Yogyakarta (PNC) - Eks Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) yang saat ini sudah dipulang ke daerah masing-masing diperkirakan memiliki potensi untuk direkrut oleh kelompok teroris yang berada di Indonesia.

Ha tersebut disampaikan Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Daerah Istimewa Yogyakarta Brigjen Erwin Triwanto. Menurutnya pemahaman Gafatar dan Teroris hampir bersamaan, sehingga bisa memiliki satu ide nantinya.

"Antara dua organisasi ini punya beberapa pemahaman yang sama. Bisa saja para anggota eks Gafatar direkrut kelompok teroris di kemudian hari, Kalau penanganannya tidak tepat," terangnya.

Adapun beberapa pemahaman yang sama dalam kedua kelompok itu di antaranya ajaran tentang fai dan thogut sehingga dikhawatirkan muncul ketertarikan para mantan pengikut Gafatar untuk bergabung ke organisasi lain yang memiliki pemahaman serupa.

"Fai, mereka boleh merampok harta orang-orang kafir. Thogut, penyebutan untuk orang-orang di luar kelompok mereka," tegasnya.

Ia berharap peranan pemda dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) agar lebih maksimal dalam menangani para mantan jaringan Gafatar.

"Saya harap pemerintah jangan asal tarik (eks Gafatar), menampung dan membina mereka begitu saja. Jangan anggap kecil Gafatar. Harus serius, pemda, MUI, maupun Kejaksaan Agung," katanya.

Menurut Erwin, Gafatar tidak mengenal kata bubar, tapi hanya mengalami masa kemunduran sehingga dikhawatirkan dapat kembali bangkit.

"Sekarang mereka (Gafatar) sedang surut," ujar jenderal bintang satu itu.

Ia pun mendesak para pemangku kepentingan tersebut untuk mengawasi dan membina eks jaringan Gafatar secara intensif untuk mencegah mereka kembali bergerak untuk merekrut anggota-anggota baru.(ali)

Tulis Komentar
comments powered by Disqus