Kabupaten Pelalawan Berpeluang Dimekarkan

Selasa,03 November 2015 | 06:07:00
Kabupaten Pelalawan Berpeluang Dimekarkan
Ket Foto : Anggota MPR/DPR RI, Ir HM Lukman Edi M.Si

PANGKALAN KERINCI (Pelalawannews.com) - Untuk mening-katkan pelayanan publik yang lebih baik dari pemerintah kepada masyarakat, Pemekaran daerah menjadi Daerah Otonomi Baru (DOB) dinilai layak dilakukan, alasannya cakupan wilayah geografis sebuah daerah otonom terlalu luas yang menyebabkan masyarakat kesulitan mengakses pelayanan publik karena jauh dari pusat pemerintahan daerah.

Ketertinggalan ekonomi dan ketimpangan pembangunan. Pemekaran dianggap sebagai solusi untuk meningkatkan pembangunan, mengingat setiap daerah otonom pasti memperoleh anggaran dari pemerintah pusat, baik berupa dana alokasi umum (DAU) maupun dana alokasi khusus (DAK).

Dan tak kalah urgent nya, alasan meningkatkan kesejahteraan rakyat. Dengan terbentuknya DOB, minimal ada peluang kerja baru sebagai pegawai negeri sipil. Perekonomian juga diharapkan tumbuh bersamaan dengan pembangunan infrastruktur sehingga terbentuk lapangan kerja baru.

Dalam kajian Desain Besar Penataan Daerah (Desartada) 2010-2025 yang menyatakan Riau layak untuk dimekarkan menjadi 2 Provinsi dan 25 Kabupaten kota, yang artinya ditambah 1 Provinsi dan 13 Kabupaten kota lagi.

Anggota Komisi II DPR II asal Riau, Ir H Lukman Edi saat melakukan sosialisasi Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika kepada aparatur Kota dan Desa di Hotel Rian Pangkalan Kerinci, Senin (02/10). Dikatakannya bahwa Kementerian Dalam Negeri bersama Komisi II DPR RI sudah menyepakati untuk menerbitkan Peraturan Pemerintah tentang DOB.

“Komisi II DPR RI dan Kementrian Dalam Negeri telah menyepakati sebelum akhir tahun akan menerbitkan peraturan pemerintah berke-naan dengan kabupaten/ kota baru tersebut, yang disebut sebagai daerah otonom persiapan. Dalam PP yang akan diterbitkan nanti termasuk 1 propinsi dan 13 Kabupaten/kota baru di Riau dan” Ungkap Lukaman Edi

Dari 13 slot DOB di Propinsi Riau, untuk tahun 2016, hanya 7 Kabupaten kota baru masuk ke dalam usulan di komisi II DPR RI dan pemerintah. diantarnya, Rokan Darusalam, Gunung Sahilan Darusalam, Kabupaten Mandau, Kota Duri, Inhil Selatan, Inhil Utara, dan Kota Indragiri atau kota Tembilahan.

“Yang masuk usulan baru tujuh Kabupaten/Kota baru, artinya Propinsi Riau masih punya jatah enam Kabupaten/Kota untuk dimekarkan,” lanjutnya

Masyarakat Kabupaten Pelalawan pernah menyuarakan aspirasinya untuk melakukan pemekaran daerah otonomi baru, masyarakat yang bertempat tinggal di Kecamatan Pangkalan Kuras, Bunut, Bandar Petalangan, Pangkalan Lesung, Ukui dan Kerumutan yang tergabung da-lam masyarakat Pelalawan Selatan, berniat memisahkan diri Kabupaten Pelalawan.

Diawal aspirasi pemekaran itu berkembang, semangat pemekaran disuarakan keras oleh para tokoh masyara-kat dan tokoh panutan di wilayah selatan Kabupaten Pelalawan ini.Namun beberapa bulan terakhir ini semangat itu kian meredup bahkan saat ini suara itu nyaris tak terdengar.

Meski demikian, Ir Lukman Edi kembali membawa harapan bagi keinginan masyarakat di Enam Kecamatan tadi. Menurutnya aspirasi sebagian besar masyarakat Kabupaten Pelalawan itu sangat logis untuk diperjuangkan saat ini.

“Tujuan pemekaran untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik yang lebih baik, luasnya wilayah Kabupaten Pelalawan menyulitkan masyarakat yang berada di wilayah yang cukup jauh dengan dengan pusat pemerintahan untuk mengakses pelayanan publik dari pemerintahan daerah,”imbuhnya

Dikatakan Menteri Pembangunan Daerah Tertinggal dimasa Kabinet Pembangunan I ini, jika ada usulan dari masyarakat untuk meneruskan perjuangan pemekaran daerah otonomi baru, sebagai wakil rakyat Riau di DPR RI, Lukman di berjanji akan memperjuangkannya.

“Kita memiliki peluang untuk menambah jatah pemekaran Kabupaten/kota baru, jika ada usulan yang diajukan masyakat Kabupaten Pelalawan , maka kita di Komisi II DPR RI akan membahasnya bersama Kementerian Dalam negeri,semoga saja tahun depan dapat terealisasi ” janjinya

Walau aspirasi yang selama ini berkembang di wilayah Pelalawan Selatan saja, namun ada opsi yang juga layak dipertimbangkan untuk meningkatkan pembangunan di daerah pemekaran Kabupaten Kampar ini. opsi lainnya dengan memekarkan Kecamatan Pangkalan Kerinci menjadi Kotamadya.

“Selain opsi pemekaran kabupaten baru, bisa juga dimekarkan Kota Pangkalan Kerinci, selebihnya dari wilayah itu masih tetap masuk dalam daerah otonom Kabupaten Pelalawan, seperti wacana pemekaran Kota Tambilahan di Inhil dan Kota Duri di Bengkalis,” bebernya

Masih menurut politisi PKB ini, apapun opsi yang dipilih terkait pemekaran daerah, tujuannya tetap sama untuk meningkatkan pembangunan dan  kesejahteraan masyarakat.

“Apapun opsi yang dipilih, tetap saja tujuannya untuk meningkatkan pembangunan dan memberikan kesejahteraan berkeadilan kepada masyarakat,”pungkas Lukman Edi

Wartawan : Apon Hadiwijaya

 

Tulis Komentar
comments powered by Disqus