Terkait Dukungan di Pemilukada Pelalawan

Permata Belum Tentukan Sikap

Senin,15 Juni 2015 | 09:21:00
Permata Belum Tentukan Sikap
Ket Foto : Ketua Permata Pelalawan drg Ewin Romel Nainggolan

 PANGKALAN KERINCI (PelalawanNews.com ) - Bukan bupati 'Langgam', bupati 'Bunut', atau bupati yang hanya memikir satu kecamatan saja, akan tetapi Permata akan beri dukungan kepada bupati Pelalawan secara utuh.

Suhu politik di negeri 'Seiya Sekata' Kabupaten Pelalawan kian terasa panas. Tak hanya para kandidat yang kasak kusuk 'sibuk' mencari dukungan partai politik, akan tetapi berbagai paguyuban yang ada di Pelalawan juga ikut ambil bagian di pesta demokrasi yang akan digelar Desember ini.
Kabarnya, sejumlah kandidat juga sudah melakukan lobi politik ke paguyuban yang ada. Nah, kemana 'kiblat' dukungan itu akan diarahkan?
Ketua PERsatuan MAsyarakat Batak Toba Asal TApanuli (PERMATA), Drg Ewin R Nainggolan MARS yang dikonfirmasikan Pelalawannews.com melalui selulernya, enggan untuk menyebutkan siapa yang akan diusung di Pilkada nanti. Katanya, keputusan itu akan disampaikan ketika proses atau tahapan sudah masuk pendaftaran di KPU.
"Ya, kawan-kawan memang sudah mendesak agar PERMATA menentukan sikap. Namun kita tetap melihat dulu perkembangannya, sampai pada pendaftaran calon tetap," kata Ewin menjawab SP akhir pekan lalu.
Di Kabupaten Pelalawan yang mayoritas masyarakatnya adalah pendatang, dan terdiri dari berbagai suku ini. Permata merupakan salah satu paguyuban terbesar dengan jumlah anggota yang snagat banyak, dan sudah mengakar dan menyatu dengan masyarakat Kabupaten Pelalawan lainnya.
Besarnya jumlah anggota yang tergabung dalam paguyuban tentunya menjadi magnet tersendiri bagi para calon untuk menarik dukungan untuk di mobilisasi dari satu dukungan suara di Piemilukada. 
Meski demikian, Permata tak merasa besar sendiri,  komunikasi dengan beberapa paguyuban yang ada di Pelalawan juga dilakukan untuk menyatukan visi dan tujuan.
"Sebagai warga pelalawan, kita mesti ikut ambil bagian di kancah politik ini. Kita akan berikan dukungan kepada kandidat yang kita nilai cocok memimpin Pelalawan ini kedepan," tukasnya.
Diakui Ewin beberapa kandidat sudah melakukan komunikasi dengan PERMATA. Pun begitu, Ewin tidak serta bisa memutuskan. Sebab, dirinya akan membicarakan masalah ini kepada semua anggota PERMATA yang ada.
Ewin berharap bupati kedepan itu lebih general (umum) dalam hal membangun daerah. Artinya, bupati kedepan itu tidak ahanya memfokuskan pembangunan disatu titik kecamatan saja, akan tetapi semua daerah kecamatan bahkan sampai desa mesti diperhatikan.
"Kita tak ingin mendengar ada istilah bupati 'Langgam', Bupati 'Pelalawan', Bupati 'Kuala Kampar', Bupati 'Bunut', dan lain sebagainya itu. Kalau sudah menjadi bupati, dia bukan lagi milik kelompok tertentu, akan tetapi sudah menjadi bupati pelalawan secara utuh. Untuk itu dia mesti mencurahkan perhatiannya untuk seluruh masyarakat pelalawan. Itu yang menjadi harapan kita," pungkasnya. 
Beralasan memang dengan apa yang disampaikan Ewin. Salah satu munculnya isu pemekaran Pelalawan Selatan disebabkan ketidakpuasan masyarakat atas pembangunan yang mungkin dirasa tidak merata.
Tersebab itu, Ewin yang mengklaim memiliki 40.000 warga Tapanuli siap memberikan dukungan kepada kandidat bupati yang memiliki keinginan untuk membangun Pelalawan secara menyeluruh.  
Sementara dipihak lain, Ketua Lembaga Adat Melayu (LAM) Pelalawan HT Edi Sabli berharap masyarakat tidak terpecah belah dalam pemilihan kepala daerah lantaran beda pilihan.
"Sebagai lembaga kita meminta masyarakat menjaga persatuan dan kesatuan. Mari kita jadikan demokrasi ini berjalan secara beradat, sebab negeri kita negeri beradat," ucap Edi Sabli saat dijumpai di acara Balimau Sultan beberapa waktu lalu.
Wartawan : M Yasie
 
Tulis Komentar
comments powered by Disqus