Jalan Lintas Bono Rusak Parah , Harga LPG 3 Kg capai Rp. 50 Ribu

Senin,25 Mei 2015 | 10:01:00
Jalan Lintas Bono Rusak Parah , Harga LPG 3 Kg capai Rp. 50 Ribu
Ket Foto : Jalan lintas Boniio rusak parah
TELUK MERANTI (Pelalawannews.com) – Masyarakat Pulau Muda Kecamatan Teluk Meranti bisa dikatakan dekat dengan ketertinggalan, ekonomi masyarakat tidak bergerak naik, malahan semakin hari semakin menurun. Sarana transportasi tidak mendukung sehingga ekonomi warga sulit berkembang.
Satu satunya kases transportasi darat hanya dapat dilalui lewat jalan lintas Bono. Di musim hujan, jalanan menjadi becek dan berlumpur, setiap kali angkutan darat yang melewati jalan itu dipastikan akan terpuruk karena kondisi jalan yang jelek.
Hal ini diungkapakn oleh salah seorang warga Pulau Muda yang bermukim di jalan Lintas Bono,  Sadikin (55) mengatakan kondisi jalan lintas Bono mencermin keadaan ekonomi masya rakat di Desa Pulau Muda Kecamatan Teluk Meranti, Jika jalan Buruk berarti kehidupan masya rakat terasa semakin susah.
“Seperti sekarang ini, jalan disini rusak parah, sulit mobil melewati jalan ini, imbasnya harga barang menjadi melambung tinggi,” bebernya
Lebih lanjut dikatakannya, jalan yang pembangunan bersumber dari APBD Propinsi ini tak kunjung selesai ini akan menurunkan tarap ekonomi, untuk biaya rumah tangga menjadi membengkak karena barang langaka, salah satu penyebabnya transportasi yang tidak memdai.
“Bayangkan saja untuk gas melon dengan isi tiga kilo, di Teluk Meranti harganya sampai 50 ribu pertabungnya, dan begitu juga harga kebutuhan pokok yang lain, semakin tercekik lah kami masyarakat disini,” keluhnya
 Ekonomi masyarakat yang berada di daerah susah diakses Saat Tampak salah satu mobil yang terpuruk  ditengah dijalan lintas bono.Jalan lintas ini merupakan satu satunya akses jalan darat menuju bono dan didominasi oleh masyarakat yang tingga di pingir jalan lintas bono.Karena jalan ini merupakan jalan yang mengakses perekonomina masyarakat  sekita.Jika musim hujan jalan lintas bono ini sangat sulit dilewati karena belum diaspalnya jalan tersebut.
Belum lagi, jika ada warga yang memiliki keperluan ke ibukota Pangkalan Kerinci memlaui jalur darat bisa memakan waktu berjam jam perjalanan, belum lagi ongkos yang mahal.
“Dengan kondisi jalan begini bisa sampai di Kerinci dengan menempuh perjalanan sampai tujuh jam, kalau naik travel ongkos nya mahal,” imbuhnya
Sadikin berharap kepada pemerintah, baik itu Pemprop Riau maupun Pemda Pelalawan untuk lebih memberikan perhatian kepada pembangunan jalan lintas Bono.
“Kalau di tunggu tunggu saja, entah sampai kapan jalan lintas Bono selesai, Gunanya pemerintah daerah sebagai penyambung lidah kami rakyat kecil ini, kalau pemda juga diam, apa yang mau disambungnya,” pungkasnya berharap
 
Wartawan : Marzuki
 
Tulis Komentar
comments powered by Disqus