Isu Pemekaran Daerah

Nasar : Sebaiknya Pemuda Pelalawan Selatan Perkuat Saja FSRPS

Senin,25 Mei 2015 | 09:53:00
Nasar : Sebaiknya Pemuda Pelalawan Selatan Perkuat Saja FSRPS
Ket Foto : Ketua MPP Pelalawan Nasarudin SH MH
PANGKALAN KERINCI (Pelalawannews.com) – Sejumlah tokoh dan pemuka masyarakat dari enam kecamatan di bagian selatan Kabupaten Pelalawan yakni Kecamatan Pangkalan Kuras, Bandar Petalangan, Bunut, Pangkalan Lesung, Ukui dan Kerumutan, di desa Lubuk Terap Kecamatan Bandar Petalangan telah menggelar pertemuan, hasilnya para tokoh ini sepakat membentuk Forum Suara Rakyat Pelalawan Selatan (FSRPS).
Misi yang hendak di capai oleh forum yang diketuai M Yunus Syam ini adalah memekarkan Pelalawan Selatan dari Kabupaten Pelalawan. Pemekaran diri dinili oleh forum ini akan mempercepat dan pemerataan pembangunan di enam kecamatan yang tergabung di wilayah Pelalawan Selatan.
Bak gayung bersambut, keinginan pemuka masyarakat selanjutnya direspon oleh kaum muda dengan mendirikan wadah komunikasi dengan nama Forum Komunikasi Pemuda Pelalawan Selatan (FKPPS). Forum ini juga memiliki keinginan yang sama mendukung pemekaran Pelalawan Selatan.
Lebih hebat lagi, FKPPS yang di ketuai oleh mantan Ketua DPRD Pelalawan ini mematok pemekaran Kabupaten sebagai harga mati perjuangan mereka. Langkah langkah serius akan dilakukan untuk mensosialisasikana apa yang menjadi target perjuangan mereka. Sebagaimana disampaikannya di beberapa media massa.
Berdirinya FSRPS dan FKPPS merupakan hak setiap masyarakat untuk berserikat dan menyatakan pendapat, apa lagi tujuannya untuk pemerataan pembangunan dan mencapai kesejahteraan masyarakat. niat mulai itu tentu akan di dukung oleh masyarakat.
 
Ketua Pengurus Besar Majelis Pemuda Pelalawan (MPP), Nasarudin SH kepada Sp, Jum at (22/5) memberikan pendapatnya, secara pribadi dirinya setuju dengan isu pemekaran yang di gaungkan oleh FSRPS, menurutnya dengan adanya pemekaran daerah pembangunan yang akan dicapai kan lebih merata diraskaan oleh masyarakat di Pelalawan Selatan.
 
“Kalau isu pemekaran yang di perjuangkan para tokoh tokoh dan pemuka masyarakat di enam kecamatan yang masuk di wilayah Pelalawan selatan saya setuju, kalau niatnya untuk membangun, kenapa tidak,” tegas Nasar seraya mengatakan menyampaikan aspirasi tidka dilarang dan dijamin oleh negara. 
 
Namun gagasan yang dibangun oleh FSRPS itu harus didukung semua elemen yang ada di masyarakat Pelalawan Selatan, dengan sumbang pikiran dari semua kalangan dapat memperkuat isu dan perjuangan yang digagas tersebut.
 
Terkait dengan dibentuknya FKPPS, Ketua MPP ini mengatakan belum mengetahui secara pasti maksud dan tujuan lahirnya forum pemuda ini, karena sampai saat ini belum ada pemberitahuan kepadanya.
 
“Saya belum tahu mengenai forum itu, saya belum pernah diundang maupun diajak dalam pertemuan di forum FKPPS itu,”lanjutnya
 
Jika niatnya sama dengan apa yang digagas oleh kaum yang dituakan di masyarakat Pelalawan Selatan untuk pemekaran daerah, Nasar berpendapat sebaiknya kaum muda ini perkuat saja forum yang sudah ada tanpa membentuk forum yang baru padahal memiliki tujuan sama.
 
“Itu menurut saya, tapi berorganisasi itu hak masing masing, karena itu dijamin UU, apapun namanya hak mereka, tapi sekali lagi saya sampaikan, perkuat saja forum yang sudah ada,”tambahnya
 
Nasar mengutif pepatah adat, bahwa tujuan yang hendak di capai akan terwujud jika dilakukan secara bersama sama dalam satu wadah yang jelas. Bukan terpecah pecah dengan berbagai kepentingan.
 
“Adat mengatakan duduk sendiri bersempit sempit, duduk beramai berlapang lapang, kuat sendiri bisa kalah, berani sendiri bisa patah, artinya, kalau kita bergabung maka kita akan kuat,” sambungnya 
 
Nasar mengingatkan, untuk mendirikan sebuah organisasi haruslah mempunyai tujuan yang jelas, sserta sasaran yang hendak dicapai, bukan sekadar latah bentuk perkumpulan.
 
“Kalau sasarannya menjadi wadah berkumpulnya kaum muda, oke lah itu, namun perlu diingat, saat ini kita akan menghadapi pemilukada, tensi politik memanas, jangan sampai ada kepentingan politik disitu,” ungkapnya
 
Ketika diminta tanggapannya tentang arah politik MPP jelang pemilukda ini, Nasar menegaskan bahwa organisasi kepemudaan yang dipimpin nya itu adalah organisasi independen yang murni lahir untuk mewadahi aspirasi kepemudaan di Kabupaten Pelalawan tanpa mau melibatkan diri dalam urusan politik.
 
“MPP tidak berpolitik, dan tidak ada menyalurkan aspirasi politiknya,” tegasnya lagi.
Namun Nasar tidak membantah, jika ada anggota MPP yang yang mendukung salah satu bakal calon bupati dan bakal calon wakil bupati di pemilukada nanti, menuurtnya itu merupakan haknya sebagai individu bukan organisasi.
 
“Kalau untuk anggota, bebas mau mendukung siapa saja, yang penting tidak membawa simbol MPP,” pungkasnya
 
Wartawan : Apon Hadiwijaya
 
Tulis Komentar
comments powered by Disqus