PDIP Riau gelar Test Calon Kepala Daerah Bakal Diusung di Pemilukada

Kordias : PDIP Komit Utamakan Kader

Senin,25 Mei 2015 | 09:47:00
Kordias : PDIP Komit Utamakan Kader
Ket Foto : Ketua PDIP Riau, Kordias Pasaribu
PANGKALAN KERINCI (Pelalawannews.com) – Tahapan penjaringan bakal calon (Balon) kepala daerah di Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Riau masih terus berproses. Beberapa tahapan sudah dilakukan. Mulai dari proses penjaringan, serta wawancara Balon. Baru kemudian dilakukan fit and propert test. Nama-nama yang lolos inilah nantinya akan dikirim ke DPP untuk kemudian ditetapkan sebagai calon yang akan diusung PDI Perjuangan.
Ketua DPD PDI Perjuangan Riau Kordias Pasaribu kepada Pelalawannews.com, Jumat (22/5) mengatakan, dari 9 daerah yang akan menggelar Pilkada serentak, ada sekitar 70 Balon yang mendaftar ke PDI Perjuangan. Katanya, hanya calon yang serius dan sejalan dengan keinginan partailah yang bisa lanjut ke tahap seleksi selanjutnya.
“Hasil wawancara selama tiga hari ini akan kita bawa ke pusat, karena untuk tahap fit and propert test itu ditentukan oleh PDIP. Mudah-mudahan dalam minggu ini setelah rapat pleno DPD akan kita kirim nama-nama ke pusat. Saat ini terus mendengarkan laporan dari tim penjaringan sekaligus merekap catatan-catatan mereka.,” kata Kordias.
Dijelaskan Kordias, ada sekitar 70 orang yang ikut mendaftar dan sudah mengembalikan formulir. Mereka ini nantinya akan diseleksi lagi. Untuk masing-masing daerah, kita akan kirimkan dua sampai tiga pasang calon yang nantinya ditentukan oleh DPP siapa yang bakal diusung.
Khusus untuk kabupaten Pelalawan, Kordias menyebutkan kalau ada 9 balon yang namanya ikut penjaringan di PDI Perjuangan. Tiga diantaranya merupakan kader partai, sisanya figur dari luar PDI Perjuangan. 
“Kalau untuk palalawan ada sembilan orang yang terdaftar. Tiga orang merupakan kader partai, sisanya dari luar kader. Mereka ini tetap diseleksi untuk kemudian disampaikan ke DPP,” ujarnya.
Disinggung komitmen PDI Perjuangan yang mengutakan kader, Kordias tidak menyangkal. Pun begitu, peluang tetap terbuka bagi balon yang bukan berasal dari PDI Perjuangan. Semua tergantung dari hasil penilaian tim dan keputusan DPP.
“Bukan hanya di pelalawan, tapi di beberapa daerah yang layak kita memang mengutamakan kader. Di pelalawan kita memang mengutamakan kader untuk menjadi nomor satu, tapi mengingat kita tak memiliki jumlah kursi yang cukup sesuai dengan peraturan, tentunya kita harus berkoalisi dengan partai lain. Mudah-mudahan, apa yang kita targetkan tercapai,” pungkasnya*** sir
 
Tulis Komentar
comments powered by Disqus