Bupati Pelalawan Didaulat Jadi Narsum workshop Penyusunan Permendes

Rabu,13 Mei 2015 | 12:52:00
Bupati Pelalawan Didaulat Jadi Narsum workshop Penyusunan Permendes
Ket Foto : Bupati Pelalawan HM Harris saat menjadi pembicara di kegiatan workshop penyusunan Permendes di Bogor
JAKARTA (PelalawanNews.com) - Pemkab Pelalawan dinilai telah berhasil dalam melakukan pembangunan kawasan perdesaan sebagai bentuk representasi dalam menjalankan Undang – undang No. 6 Tahun 2014 tentang Desa, Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Tranmigrasi Republik Indonesia. Atas keberhasilan ini, Pemerintah Pusat mengundang Bupati Pelalawan HM. Harris untuk menjadi narasumber dalam workshop penyusunan Permendes yang digelar di Hotel Mirah Bogor, Selasa (12/05). Permohonan sebagai narasumber ini tertuang dalam surat No. B.38.9/Dir.PKP-KDPDTT/IV/2015 tanggal 24 April 2015. 
 
Namun sebelum workshop dimulai, HM Harris yang didaulat sebagai narasumber yang pesertanya dari kementerian dan lembaga-lembaga di Jakarta serta para pakar berkesempatan mempromosikan wisata Bono di hadapan para mereka. Menurutnya, promosi Bono dengan menampilkan audio visual tersebut mendapat decak kagum dari para peserta, banyak dari peserta workshop penasaran akan keindahan gelombang Bono tersebut.
 
"Gelombang Bono merupakan gelombang yang terpanjang. Jarak tempuh Bono sendiri mencapai 3,7 Km dengan durasinya lebih kurang 1 jam setengah," ujarnya.
 
Sementara dalam pemaparannya sebagai narasumber tentang desa, orang nomor satu di Kabupaten Pelalawan itu menjelaskan bahwa saat ini Pemkab Pelalawan memberikan perhatian khusus pada pedesaan. Karena Desa merupakan urat nadi dan barometer  bagi kemajuan suatu daerah. 
 
"Desa merupakan urat nadi dan menjadi barometer bagi kemajuan suatu daerah," tegasnya dalam workshop tersebut. 
 
Program nyata dalam membangun desa, sambungnya, salah satunya melalui program Percepatan Pembangunan Insfrastruktur Desa dan Kelurahan (PPIK). Melalui program PPIDK ini maka pembangunan pedesaan menjadi lebih terarah, karena kontrol langsung dilakukan oleh masyarakat. Tahapannya adalah masyarakat melakukan rapat tentang pembangunan yang dibutuhkan oleh desa. 
 
"Pembangunan tersebut tentu disesuaikan dengan kemampuan anggaran yang dikucurkan kepada desa," katanya. 
 
Pada acara workshop ini, Bupati Pelalawan HM. Harris didampingi oleh Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) Zamur Das, Kepala Bapeda diwakil Hamid dan Kabid di Bappeda. 
 
Workshop penyusunan permendes ini dibuka Drs. Johozua M. Yoltuwu, M.Si selaku Deputi Bidang Pembinaan Ekonomi dan Dunia Usaha selaku Plt. Direktur Jenderal Pembangunan Kawasan Perdesaan. Selain Bupati HM. Harris, Bupati Lembata Eliaszer Yenjti Sunur,  Cipta Karya, dan Dr. Hastu Prabatmodjo dari Institut Pertanian Bogor (IPB) juga berkesempatan menjadi narasumber, dengan moderator Ir. Rachmat Tatang Bachrudin.
Sumber : Humas Pemkab/rilis
Editor     : Apon Hadiwijaya
 
Tulis Komentar
comments powered by Disqus