Masyarakat menantikan gedung serba guna

Selasa,23 Desember 2014 | 11:18:00
Masyarakat  menantikan gedung serba guna
Ket Foto :

TELUK MERANTI (SP)-Masyarakat Pulau Muda Kecamatan Teluk Meranti sangat menantikan gedung serba guna dapat di fungsikan sebagai tempat pertemuan masyarakat dan kegiatan kegiatan lainnya yang berkaitan dengan pembangunan di sana.

Di Bangun dari Alokasi Dana Desa 2013, namun sampai saat ini belum juga siap, keadaan bangunan tampak terbengkalai dan di tumbuhi rumput liar.

Salah seorang masyarakat Desa Pulau Muda yang enggan disebut namanya mengatakan pemerintah Desa Pulau Muda sudah kehilangan motivasi untuk melanjutkan pembangunan gedung serbaguna tersebut, sudah satu tahun berjalan tidak ada juga tanda tanda akan dilanjutkan penyelesaian proyek ADD itu.

“Tak jelas lagi kelanjutan pembangunan gedung serbaguna kami ini, pihak pemerintah desa sudah kehialangan gairah membangun desa,” terangnya

Lebuh lanjut dikatakan sumber ini, sejak Kades lama, Rustam di non aktifkan dari jabatannya beberapa waktu lalu, sejak saat ini aktifitas kantor desa lumpuh total, sepi tak berpenghuni.

“Pjs nya saat ini adalah pak Darwis namun beliau jarang ke kantor, sudah lima bulan ini beliau tidak kelihatan di Desa Pulau Muda, kabarnya pak pjs Kades menetap di Kerinci, jadi lah kami tak terpimpin,” lanjutnya

Masih menurut sumber ini, sejak ketiadaan kepemimpinan yang jelas di Desa Pulau Muda, segala bentuk pembangunan pun terhenti, yang pada  akhirnya merugikan masyarakat banyak.

“Segala rentetan macetnya laju pembangunan di desa kami merupakan imbas dari status kades yang tak jelas,” imbuhnya

Masyarakat Desa Pulau Muda berharap, Pemerintah Kabupaten Pelalawan dapat mencari solusi agar sistem pemerintahan desa normal kembali.

“Permintaan kami sebagai masyarakat saat ini untuk segera dilaksanakan Pilkades, agar kami punya Kades baru yang benar benar memikirkan pembangunan di desa, sehingga ADD tahun 2015 nanti jelas di peruntukkan untuk pembangunan dan peningkatan ekonomi masyarakat” harapnya

Tulis Komentar
comments powered by Disqus