Limbah PSJ Cemari Sumber Air Warga Langgam

Selasa,04 November 2014 | 10:25:00
Limbah PSJ Cemari Sumber Air Warga Langgam
Ket Foto : Kabid Pengawasan & Penegakan Hukum Lingkungan BLH Pelalawan, Dewi Handayani, melihat kolam penampungan limbah PSJ yang sengaja dialirkan ke sungai Gondai

PANGKALAN KERINCI (PelalawanNews.com) - Ulah PT Peputra Serikat Jaya (PSJ) yang mengeluarkan limbah cair ke saluran air masyarakat yang bermuara ke Sungai Gondai terus bergulir. Pada Kamis kemarin (30/10), masyarakat Gondai dipimpin Kades Gondai M Lasri, batin Gondai Abasri Enggol, serta puluhan masyarakat mendatangi Kantor BLH Pelalawan guna berkonsultasi terkait hal ini.

"Ya, masyarakat ke sini masih permasalahan pencemaran limbah yang dilakukan oleh PT PSJ. Masyarakat meminta kompensasi serta arahan, dan meminta kita untuk menjadi mediasi ke perusahaan," terang Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Pelalawan, Syamsul Anwar SH MH, pada media ini usai pertemuan dengan masyarakat Gondai, Kamis (30/10).

Syamsul mengatakan bahwa atas ulah PT PSJ ini pihaknya sudah menerapkan sanksi sesuai dengan Undang-Undang Nomor 32 tahun 2009 tentang Pengelolaan Lingkungan Hidup. Dan sanksi yang diberikan oleh pihaknya adalah sanksi paksaan pemerintah, yang memang sudah langsung dilakukan oleh perusahaan tersebut.

"Ya memang perusahaan langsung menutup pipa air yang mengeluarkan limbah itu pada Selasa sore (28/10) usai kita meninjau ke sana," ujarnya.

Namun, sambungnya, jika perusahaan masih tetap membandel membuang limbah padahal izin baku mutunya belum keluar, maka bisa saja Pemda Pelalawan melalui BLH Pelalawan memberikan sanksi pembekuan izin operasional pada perusahaan tersebut. Artinya, untuk sementara perusahaan diharuskan berhenti beroperasi sampai mematuhi apa yang ditetapkan.

"Dan juga, meski izin baku mutunya sudah keluar namun sarana dan prasarana pembuangan limbah itu masih tak sesuai, tetap saja perusahaan masih tak diperbolehkan membuang limbah. Jadi tak serta merta izin baku mutu keluar, perusahaan sudah bisa buang limbah," kata Syamsul seraya mengatakan bahwa saat ini izin baku mutu itu masih dalam pengecekan di Laboratorium.

Sementara itu, Kades Gondai M Lasri usai pertemuan dengan BLH mengatakan bahwa pihaknya bersama masyarakat datang ke BLH untuk meminta arahan dari Pemkab Pelalawan, terkait kompensasi seperti apa yang diminta masyarakat atas ulah yang ditimbulkan oleh PT PSJ.
Intinya, kompensasi itu nanti akan berkait erat dengan dampak yang ditimbulkan oleh perusahaan.

"Ya kompensasi yang kita inginkan adalah dampak yang ditimbulkan akibat pencemaran limbah yang dilakukan oleh PT PSJ. Misalnya seperti normalisasi sungai, penyediaan air bersih dan lain-lain," katanya.

Kedatangan masyarakat Gondaii di kantor setelah sebelumnya ditemukan saluran pembuangan limbah dari kolam penampungan milik PT.PSJ, Kabid Pengawasan dan Penegakan Hukum BLH Pelalawan, Kades Gondai H.Lasri beserta staffnya serta sejumlah media meninjau langsung lokasi pembuangan limbah cair PT PSJ di Kecamatan Langgam, Selasa (28/10).

Dari informasi masyarakat pembuangan limbah ini sudah berlangsung selama seminggu. Pasalnya, ada juga pengaduan dari masyarakat yang mengalami gatal-gatal badannya saat mandi di sungai. Diduga hal ini akibat dari limbah cair yang telah dibuang perusahaan, dan mengalir ke Sungai Gondai.

Temuan di lapangan sendiri, PT PSJ memiliki 13 kolam tempat penampungan limbah cair. Di beberapa kolam, air limbah itu sudah merembes ke tanah dan airnya mengalir ke saluran air yang bermuara ke Sungai Gondai. Bahkan di kolam yang ke 13, sisi penampungan limbah itu telah dibuat pipa air, dimana air limbah cair mengalir deras ke saluran air yang muaranya ke Sungai Gondai.

Semestinya, perusahaan belum diperbolehkan membuang limbah cair karena izin baku mutunya belum dikeluarkan oleh Pemda Pelalawan. Selama ini, izin baku mutu baru bisa dikeluarkan jika limbah perusahaan itu telah memenuhi standar yang ditetapkan. Artinya, jika izin baku mutu itu telah dikeluarkan maka perusahaan bisa diperbolehkan membuang limbah karena sudah tak berdampak lagi pada masyarakat.

"Tapi kalau seperti ini, jelas perusahaan telah melanggar apa yang ditetapkan. Sudahlah izin baku mutu belum dikeluarkan, perusahaan malah sudah membuang limbah ke saluran air yang mengarah ke Sungai Gondai," beber Kabid Pengawasan dan Penegakan Hukum BLH, Dewi Handayani SH,MH saat di meninjau lokasi pembuangan limbah PSJ itu.

Wartawan : Zulhamsyah

Tulis Komentar
comments powered by Disqus