Kegagalan Manajemen Pelayanan RSUD

Tak Terlepas Tanggung Jawab personal dirut

Selasa,04 November 2014 | 10:21:00
Tak Terlepas Tanggung Jawab personal dirut
Ket Foto : Anggota Komisi I DPRD Pelalawan Abdullah

PANGKALAN KERINCI (Pelalawannews.com) - Kegagalan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Selasih dalam menerapkan standar pelayanan kepada pasien yang datang berobat tentunya menjadi kekecewaan seluurh masyarakat Kabupaten Pelalawan, di tengah gencarnya promosi program pembangunan Pemkab Pelalawan yang dipelopori oleh Bupati HM Harris dengan Pelalawan Sehat berbanding terbalik dengan kenyataan di lapangan.

Rumah Sakit milik Pemkab Pelalawan telah menciptakan image di tengah masyarakat tidak adanya keberpihakan layanan petugas medis kepada pasien dari keluarga miskin.

Kejadian miris yang terjadi RSUD Selasih mendapat perhatian dari anggota Komisi I DPRD Pelalawan dari Partai PKS, Abdullah mengatakan burukn ya pelayanan RSUD Selasih merupakan kegagalan manajemen RS dalam memberikan pelayanan maksimal kepada pasien.

“Kalau pelayanan yang kurang dan dirasakan oleh banyak pasien, itu mengindikasikan manajemen pelayanannya yang tidak terlaksana di RSUD Selasih itu,” kata Abdullah

Padahal, Pemerintah sudah mengistruksi bahwa pada januari 2014 kemarin setiap RS milik pemerintah harus menerapkan Standar Pelayanan Minimun (SPM) gunanya untuk menjamin dan meningkatkan efisiensi dalam pelayanan, dengan memperhatikan sumberdaya manusia yang berkompeten dan fasilitas yang memadai.

“Sampai sekarang RSUD Selasih belum menerapkannya, untuk kami dari dewan sudah mendorong agar pihak RS untuk segera memberlakukannya,”lanjutnya

Untuk mendukung penerapan SPM itu, diperlukan Badan Layanan Umum (BLU) RS milik pemerintah, dengan demikian manajemen RS dapat dikelola secara sehat, pelayanan dapat ditingkatkan dan respon terhadap kebutuhan masyarakat juda dapat ditanggapi secara cepat.

“Kita harapkan pada Januari nanti sudah diterapkan Badan Layanan Umum RS itu,” tambahnya

Kembali pada seringnya keluhan dari masyarakat atas pelayanan buruk RSUD Selasih, Abdullah tidak dapat memungkiri peran personal yang bertanggung jawab atas operasional RS yang dianggapnya berandil terciptanya kondisi itu.

“Personal Dirut nya tidak bida terlepas dari itu, bgaimana kepemimpianannya dan hubungannya dengan seluruh unsur di RSUD Selasih itu,” ungkapnya

Sebagai pemegang kendali kebijakan di RS UD itu, kinerja Dirut yang saat ini di jabat oleh dr Krinei n menjadi evaluasi  dewan, walaupun keputusannya jabatan dirut itu haknya Bupati sebagai kepala daerah.

“Memang kita mengevaluasi satker satker yang bermasalah, termasuk RSUD Selasih ini, dirut sebagai pemegang tanggung jawab ya harus mempertanggung jawabkan semua yang berada dibawahnya,” tandasnya

Namun Abdullah memberi catatan bahwa saat ini Pemda Pelalawan tengah menggesa penyerapan APBD, untuk penggantian pimpinan satker sebaiknya dilakukan pada awal tahun nanti setelah penyerapan anggaran selesai.

“Termasuk juga Dirut RSUD, kalau ada yang lebih baik, yang profesional dan berkompeten, ya tidak apa apa di ganti,” pungkasnya

Wartawan : Apon Hadiwijaya  

Tulis Komentar
comments powered by Disqus