Satpol PP Jangan Tebang Pilih

Penertiban PKL dan Bangunan Liar

Selasa,30 September 2014 | 05:39:00
Penertiban PKL dan Bangunan Liar
Ket Foto : Penertiban PKL dan Bangunan Liar

PANGKALAN KERINCI (PelalawanNews.com) - Satuan polisi pamong praja (Satpol-PP) kabupaten Pelalawan akhir nya mulai turun ke jalan melakukan penertiban para Pedagang Kaki Lima (PKL), yang bertujuan untuk melakukan pembenahan PKL demi terwujudnya keindahan kota khusus lintas timur kota Pangkalan Kerinci.
Penertiban yang dilakukan oleh Satpol-PP ini sendiri dilakukan secara bersama dengan Dinas Tata Kota, "kita pasang POL PP line di daerah yg dilarang bagi PKL, karena selain melanggar perda 58 tahun 2002. Karena lokasi yang dijadikan lapak usaha oleh PKL tersebut sering mengakibatkan kemacetan lalu lintas khususnya di simpang jalan akasia kota", Demikian disampaikan oleh Ramdani Kamal atau yang akrab dipanggil Dani selaku Kasi Ops dan pengendalian Satpol-PP kabupaten Pelalawan.
Dikatakan Dhani,  bahwa pihaknya sudah bergerak bersama TIM melibatkan TNI,POLRI, Camat ,Lurah dan dinas terkait untuk melakukan  Eksekusi bagi pedagang kaki lima yang berjualan di malam hari namun masih membiarkan meja atau tenda dagangannya berdiri sampai siang hari, padahal seminggu sebelumnya sudah di surati dan sosialisasikan bagi pedagang tersebut agar mengangkat dan menyimpan meja serta tenda mereka.
"Kita masih toleransi bagi pedagang malam asal pagi jam 6 sudah tidak ada lagi tenda dan meja tempat jualan mereka dihalaman ruko, dan berjulan ditempat yang telah ditentukan," kata Dani.
Selain melakukan eksekusi,Kamis (25/9) kemarin, satpol PP dan TIM operasi membuat pernyataan,  pedagang kaki lima yang menambah bangunan secara  permanen didepan ruko mereka agar membokar sendiri sehingga tidak ada lagi yang berjualan di depan ruko siang hari, pembongkaran penambahan bangunan tersebut diberi tenggang waktu 2 minggu terhitung Kamis Kemarin, dan bagi PKL yang dibelakngnya tidak ada ruko dibolehkan membngun asal sejajar degan ruko sehingga kondisi kota tampak rapi dan indah dipandang mata.
"Kalau selama dua minggu ini tidak ada tanggapan dan masih ada juga yang membandel maka pihak Satpol PP akan langsung bertindak tegas sesuai aturan, ini kita lakukan karena jauh-jauh hari sudah kita sampaikan rencana kita untuk penertiban dan sudah kita surati juga semua pemilik ruko nya," ungkap Dani.
Sejumlah warga dan pedagang yang melihat langsung jalannya penertiban  Pedagang Kaki Lima (PKL) di sepanjang Jalan Lintas Timur Pangkalan Kerinci mengungkapkan bahwa penertiban masih terfokus kepada oarng-orang Kecil saja.
“ Satpol PP jangan  beraninya cuma pedagang kecil-kecil saja.Itu dibongkar   pagar PT. RAPP, PT. Toyota yang dekat SPBU, Ramayana, dan masih banyak yang lain.Jangan tebang pilihlah.Peraturan dibuat untuk ditaati bersama seluruh masyarakat.” ujar salah seorang pedagang kepada SP yang tak mau menyebutkan namanya.
Terhadap masalah penertiban ini, Kepala Bidang Operasional Satpol PP Kabupaten Pelalawan Rhamadani Kamal mengatakan,” Kita tetap akan tertibkan dan mengacu kepada Peraturan Daerah. Kepada perusahaan seperti Toyota dan perusahaan lain kita akan suruh bongkar semua pagar yang sudah mereka buat,” tutup Dhani.

Wartawan : Zulhamsyah

Tulis Komentar
comments powered by Disqus