Wajah Depan Kabupaten Pelalawan Tak Terawat

Kondisi Gerbang Perbatasan Rusak Parah

Senin,22 September 2014 | 12:34:00
Kondisi Gerbang Perbatasan Rusak Parah
Ket Foto : Gerbang Perbatasan Kabupaten Pelalawan dengan Kabupaten Siak terlihat Rusak Parah

BANDAR SEIKIJANG (SP) – Desa Simpang Beringin Kecamatan Bandar Seikijang merupakan pintu gerbang menuju Kabupaten Pelalawan dari arah ibukota Propinsi Riau, sebagai penanda perbatasan dengan negeri Seiya Sekata ini, Pemerintah daerah Kabupaten Pelalawan membangun gerbang di ujung Desa Simpang Beringin berbatasan dengan Kabupaten Siak.

Dari pantauan SP di lokasi, Bangunan yang pembangunan nya berasal dari APBD Pelalawan itu tengah berada di ambang kehancuran, kondisi wajah depan Kabupaten Pelalawan ini sangat tidak terawat, atas gerbang yang serlihat nyaris mabruk, dengan cat yang memudar.

Salah seorang tokoh masyarakat Desa Simpang Beringin H Norman merasa prihatin melihat kondisi gerbang yang rusak parah itu.

“Gerbang perbatasan itu kan wajah depannya Kabupaten Pelalawan, karena berbatasan dengan Kabupaten Siak dan dekat dengan Ibukota Pekanbaru, saya merasa prihatin banguna itu dibiarkan begitu saja tanpa perawatan, dengan kondisi seperti itu seolah menggambarkan suasana didalam pemerintahan kita,” ujarnya

Norman melanjutkan, gerbang yang merupakan aset Kabupaten Pelalawan itu sudah lima tahun tidak mengalami perehapan, karena tidak tersentuh perhatian Pemda jadilah gerbang itu seperti terlihat saat ini.

“Gimana tidak seperti ini, sudah lima tahun tidak di rehap,” ujarnya

Ditambahkan Norman Sebelum tamu dan wisatawan mengunjungi Kota Pangkalan Kerinci dan menjelajahi TNTN dan berselancar Bono, pemandangan pertama yang di lihat orang ketika memasuki Kabupaten Pelalawan adalah Gerbang Perbatasan itu.

“Pemda mengharapkan wisatwan mengunjungi Bono dan TNTN, ketika mereka turun dari pesawat di Pekanbaru dan melintasi jalan lintas timur ke tujuan wisata mereka, yang pernah mereka lihat di Pelalawan ini adalah gerbang perbatasan ini, kan malu kita kalau gerbangnya rusak dan tak terawat seperti ini,” terangnya

Norman meyakini, saat ini Pemda Pelalawan tidak kekurangan dana untuk merehap bangunan gerbang tersebut, menurutnya mungkin para pejabat masih disibukkan dengan rencana program program pembangunan besar sehingga terlupakan hal sepele di depan mata.

“Saya rasa untuk merehapnya tidak membutuhkan dana yang besar,” katanaya

Apalagi, karena kabupaten Pelalawan berdekatan dengan Kota Pekanbaru, banyak pejabat Pemda Pelalawan yang tinggal di ibukota Riau, dipastikan setiap hari melintasi gerbang itu, karena satu satunya akses darat menuju pusat pemerintahan di kota Pangkalan kerinci.

“Mungkin ada pejabat kita yang tinggal di Pekanbaru, yang setiap hari melintasi gerbang itu, mungkin terlihat oleh mereka kondisi gerbang perbatasan itu,” imbuhnya

Untuk itu, Norman mengharapkan kepada Pemda Pelalawan untuk merehap gerbang perbatasan di Simpang Beirngin itu.

“Saya mengharapkan pemda dapat melalukan rehap gerbang itu,” harapnya

Wartawan : Suranto

Tulis Komentar
comments powered by Disqus