Penyaluran kredit bank modal cekak turun 2,05 persen

Jumat,29 Agustus 2014 | 03:14:00
Penyaluran kredit bank modal cekak turun 2,05 persen
Ket Foto :

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai walaupun kondisi likuiditas relatif ketat, tetapi ketahan likuiditas dilihat dari perkembangan transaksi Pasar Uang Antar Bank (PUAB) masih terjaga.

Hal tersebut, menurut otoritas tercermin dari suku bunga yang relatif stabil dan merata. Tetapi, OJK menegaskan bank melakukan revisi rencana bisnis bank (RBB) karena adanya faktor internal dan eksternal ekonomi nasional yang mempengaruhi kinerja dan operasional.

Kepala Departemen Penelitian OJK Ganjar Mustika mengatakan yang mendorong perubahan rencana bisnis bank adalah koreksi pertumbuhan ekonomi, kenaikan suku bungan acuan (BI rate) yang mengakibatkan bank harus menyalurkan kredit dengan harga yang lebih mahal, kewajiban pemenuhan modal inti yang berdampak pada penyesuaian proyeksi keuangan, serta penyesuaian strategi bisnis dan peluncuran produk atau aktivitas baru.

"Koreksi pertumbuhan ekonomi Tiongkok sebagai mitra dagang utama kita, pengetatan likuiditas global akibat rencana kenaikan suku bunga The Fed, ini merupakan faktor-faktor yang ikut mendorong itu," katanya.

Data otoritas, pencapaian semester pertama, total aset tercatat mencapai 5,22 persen, kredit sebesar 5,47 persen dan dana pihak ketiga sebesar 4,66 persen. Melihat kondisi tersebut, perbankan melakukan perubahan rencana bisnis dari 16,06 persen menjadi 13,44 persen untuk pertumbuhan aset, kredit jadi 16,47 persen dari sebelumnya 17,35 persen dan DPK hanya 13,92 persen dari target 18,32 persen.

Penurunan dana pihak ketiga terjadi pada bank dengan modal inti di bawah Rp 5 triliun (BUKU 2) sebesar 6,79 persen. Sedangkan penurunan aset terjadi pada bank dengan modal inti di bawah Rp 30 triliun (BUKU 3) mencapai 3,47 persen dan penurunan kredit terjadi pada bank dengan modal inti Rp 1 triliun (BUKU 2) sebesar 2,05 persen.

Setelah adanya revisi, paling tidak total aset sebesar 38,82 persen, kredit sebesar 33,22 persen dan dana pihak ketiga (DPK) sebesar 33,46 persen. Sedangkan persentase pencapaian target RBB untuk BUKU 1 untuk total aset, kredit dan DPK masing-masing sebesar 77,99 persen, 36,66 persen dan 104,42 persen. Untuk BUKU 2 ketiga-tiganya itu 65,38 persen, 39,12 persen dan 71,15 persen. "Revisi rencana bisnis bank khusus untuk bank golongan BUKU 1 dan 2 masih cukup feasible untuk tercapai," katanya.

 

Tulis Komentar
comments powered by Disqus