Syiar Islam Lewat MTQ

Kamis,19 Juni 2014 | 11:52:00
Syiar Islam Lewat MTQ
Ket Foto : Ayumi

PANGKALAN KERINCI (PelalawanNews.com) - Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) merupakan lomba membaca Al-quran dengan lagu yang selama ini sudah dikenal. MTQ telah ada di Indonesia sejak tahun 1940-an sejak berdirinya Jami’iyyatul Qurro wal Huffadz yang didirikan oleh Nahdlatul Ulama, ormas terbesar di Indonesia.
Sejak tahun 1968, saat menteri agama dijabat K.H. Muhammad Dahlan (salah seorang ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama) MTQ dilembagakan secara nasional.
Dan kali ini Kecamatan Pelalawan menjadi tuan rumah MTQ tingkat Kabupaten Pelalawan ke XIII. Kegiatan ini menarik antusias warga,tidak hanya warga yang berada di sekitar tempat diselengarakannya,tapi juga warga dari kelurahan dan kecamatan  lain yang menjadi peserta MTQ, baik sebagai suporter maupun penonton.
Ada pun maksud dan tujuan diadakannya kegiatan Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) tingkat kabupaten Pelalawan tahun 2014 ini adalah untuk mencari para Qory pembaca dan penghafal Alquran terbaik se Kabupaten Pelalawan. Kegiatan ini hendaknya dapat menjadi ajang yang penuh makna dan manfaat, tidak hanya sebagai ajang mempertunjukkan kemahiran dalam membaca ayat-ayat suci al-qur’an, namun juga sebagai ajang untuk meningkatkan iman dan taqwa kepada Allah SWT.
MTQ juga merupakan salah satu upaya dalam mendekatkan dan mencintai kitab suci Al-Quran bagi masyarakat khususnya generasi muda. Apalagi acara tersebut jadi lebih bermakna karena dilaksanakannya berdekatan dalam menyambut bulan baik yaitu bulan suci Ramadhan.Salah satu keagungan bulan Ramadhan adalah karena pada bulan inilah diturunkan kitab suci Al-Quran. Oleh karena itu kegiatan ini kita harapkan dapat membentuk generasi muda yang Qur’anu. Yaitu generasi muda yang berprilaku baik sesuai dengan ketentuan agama. Generasi muda yang suka mempelajari dan membaca Al-Quran, kemudian menerapkan pesan yang terkandung didalam kehidupan sehari-hari.
Tidak di pungkiri saat ini banyak sekali generasi muda yang menjauh dari ajaran Al-Quran dan kehilangan arah dalam berfikir, bersikap, dan bertindak akibat menjauh dari Al-Quran.
Tidak  hanya itu banyak juga generasi muda yang kehilangan panutan dalam hidup sehingga dia mudah terpengaruh idiologi luar. Akibatnya generasi muda tidak lagi memiliki kepribadian yang islami. Seperti tawuran antar pelajar, penggunaan obat terlarang dan juga minuman keras. Ini akibat kurangnya pengenalaan terhadap ajaran Al-Quran.
Diharapkan MTQ yang juga diselenggarakan secara rutin setahun sekali ini dapat merangkul masyarakat luas khusus nya kaula muda yang lebih rentan terhadap pengaruh pergaulan bebas. Agar generasi muda yang ada di Kabupaten Pelalawan ini menjadi generasi yang berguna bagi daerah nya mau pun bagi negaranya.
Sehingga nantinya bisa menjadi sebuah kebiasaan bagi dalam menjalani kehidupan sehari-hari yang lebih religius. Semoga perhelatan Musabaqah Tilawatil Qur’an ini dapat memotivasi generasi muda dan umat islam pada umumnya untuk terus mempelajari dan memahami al qur’an, serta menjadikan al qur’an sebagai pedoman hidup. Semoga...!

Penulis : Ayumi

Tulis Komentar
comments powered by Disqus