Masih, AKNP Tabrak Aturan

Direktur Rangkap Dua Jabatan

Selasa,03 Juni 2014 | 08:59:00
Direktur Rangkap Dua Jabatan
Ket Foto : Kampus AKNPPelalawan

PANGKALAN KERINCI (PelawanNews.com) -Meski dirundung berbagai persoalan, namun tahun ini Akademi Komunitas Negeri Pelalawan (AKNP) yakin bisa memenuhi kuota 150 mahasiswa baru untuk dua jurusan, Program Studi MI dan EI.


Sejak lepas dari binaan Universitas Tekhnologi Malaysia (UTM), keberadaan AKNP yang menjadi kebanggaan masyarakat Pelalawan, mulai dirundung banyak masalah. Mulai dari tidak diakuinya jurusan Agro Industri oleh Dikti, kekurangan dana untuk operasional, sampai kepada kampus yang dinilai belum memadai untuk aktivitas perkuliahan.

Inilah yang mungkin menyebabkan sejumlah mahasiswa memilih mundur untuk tidak meneruskan perkuliahan. Ketidakjelasan masa depan di AKNP menjadi alasan mereka untuk tidak melanjutkan studinya, meski sudah setahun kuliah di kampus eks Kantor Dinas Cipta Karya tersebut.

Selain itu, ditunjuknya Muktarius MPd selaku Direktur Utama AKNP juga menuai pertanyaan. Salah satunya, soal rangkap jabatan yang disandang Mukhtarius. Sebab, sampai hari ini dia juga menjabat sebagai salah satu Kasi di Dinas Kesejahteraan Sosial Kabupaten Pelalawan.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Pelalawan, Andi Yuliandri yang dikonfirmasikan PelawanNews.com, Senin (2/6) lalu mengatakan, dalam aturan kepegawaian, seseorang tidak dibenarkan untuk rangkap jabatan. Apalagi kalau ia memegang jabatan struktural.

"Aturannya begitu. Tidak boleh seorang pejabat itu memegang dua jabatan sekaligus. Apalagi dia memegang jabatan di struktural," ucap Andi.

Disinggung soal posisi yang kini dipegang oleh Muktarius selaku Direktur AKNP, Andi mengatakan kalau jabatan itu sudah tidak melekat didiri Muktarius.

"Setahu saya, beliau tidak lagi menjabat Direktur AKNP. Dia sudah ditarik lagi oleh bupati untuk mengisi jabatannya semula di Dinsos, jadi tidak ada lagi rangkapan jabatan disitu. Setahu saya beliau diganti dengan pak Tengku Dahril," kata Andi lagi.   

terpisah, Prfo DR H Tengku Dahril MSc yang dikonfirmasikan melalui selulernya mengaku belum pernah menerima SK pengangkatan dirinya sebagai Dirut AKNP. Dia juga membantah isu yang menyebutkan kalau dirinya yang diplot untuk memegang jabatan tersebut. "Tidak. Saya belum menerima SK-nya tuh," katanya singkat.

Bingung memang. Disatu sisi Pemerintah Kabupaten Pelalawan melalui Kepala BKD Pelalawan menyatakan sudah mengganti Dirut AKNP Muktarius, namun disisi lain, orang yang diplot sebagai pengganti membantah isu tersebut.

Sepertinya apa yang disampaikan Kepala BKP bertolak belakang dengan kondisi yang sebenarnya. Hal ini diperkuat dengan investigasi SP yang coba menghubungi Dirut AKNP Muktarius.

dari hasil wawancara yang dilakukan lewat pesan singkat, sepertinya kapasitas Muktarius masih menjabat sebagai Direktur AKNP.

Terima 150 Mahasiswa Baru
Sementara, Direktur AKNP Muktarius MPd yang dihubungi via SMS enggan mengomentari soal status dirinya yang rangkap jabatan. Muktarius memilih untuk menerangkan kondisi kekinian AKNP.

Menurutnya, tahun ini AKNP membuka peluang bagi 150 orang yang ingin kuliah di AKNP. Jumlah kuota tersebut diperuntukkan buat dua program studi, masing-masing Manajemen Informatika (MI) dan Elektro Industri (EI).

"Tahun ini kita membuka pendaftaran mahasiswa baru sebnyak 150 orang. 100 orang diantaranya kita terima melaui tes. Sementara 50 lainnya kita upayakan dari PBUD," terangnya.

Ditanya soal kemudahan yang diberikan AKNP, Muktarius menjelaskan kalau ada program beasiswa buat mahasiswa berprestrasi. Sementara untuk keluarga kurang mampu, pihaknya akan melakukan koordinasi dengan Pemkab Pelalawan sesuai dengan syarat dan ketentuan tentng itu.

Dia juga berharap kuota mahasiswqa baru yang ditetapkan bisa terpenuhi. "Ya, mudah-mudahan jelang berakhirnya masa pendaftaran, semua sudah kelar," harap Muktarius.*sir/pon

Tulis Komentar
comments powered by Disqus