Budidaya Terong Asam Bernilai Ekonomi Tinggi

Pemanfaatan Lahan Kosong di Pekarangan Rumah

Selasa,13 Mei 2014 | 10:15:00
Pemanfaatan Lahan Kosong di Pekarangan Rumah
Ket Foto : Kebun terong asam di pekarangan rumah

PANGKALAN KURAS (PelalawanNews.com) – Sebagian masyakat Kabupaten Pelalawan lebih memanfaatkan lahan yang ada di pekarangan rumahnya untuk pembibitan sawit dan karet.

Lain halnya dengan, Ardi salah satu pemuda Desa Bagan Laguh Kecamatan Bunut saat ini mulai   memaksimalkan pekarangan rumah nya untk bercocok tanam sayuran hijau, hasilnya, pekaranagn rumah Ardi dipenuhi sayuran segar menghijau.

“Senang melihat tanaman terongyang saya tanam tumbuh subur di halaman rumah, selain terlihat asri, kalau sudah siap panen nanti juga dapat mengirit kebutuhan keluarga untuk belanja dapur,” ungkap Ardi terseyum.

Saat ini, di pekarangan seluas 20x30 meter persegi telah ditanami dengan tanaman terong asam sebanyak 600 batang, semuanya tumbuh subur dengan bantuan pupuk organik yang jamin higienitasnya karena tidak memakai penytubur tanah dan tanaman berbahan kimia.

Ardi mengisahkan awal ketertarikan kepada budidaya terong asam setelah mendengarkan penjelasan dari pihak PT Arara Abadi Distrik Sorek yang membina beberapa kelompok masyarakat untuk bercocok tanam sayur sayuran di pekarangan rumah.

“Sekarang saya baru tahu, tering asam ini juga memiliki nilai jual yang snagat tinggi mencapai 30 ribu rupiah per kilogramnya,” lanjutnya

Humas PT. Arara Abadi Distrik Sorek Santoso kepada PelalawanNews.com mengungkapkan selama ini terong asam itu identik tanaman hutan, jika di budidaya di pekarangan rumah malah lebih efektif dnegan meningkatnya kuantitas dan kualitas buah terong asam.

“Sebelumnya masyarakat hanya tahu terong asam itu tanaman hutan, setelah kita kasih tahu jenis tanaman terong asam itu, dan bagaimana teknik pembudidayaannya yang snagat gampang, alhamdulillah banyak masyarakat yang tertarik untuk menanam di pekarangan rumha mereka,” terangnya

Untuk pupuk organik, pihak perusahaan telah mengembangkan pupuk organic cair dengan dibagikan secara gratis kepada masyarakat.

“Ini menjadi salah satu upayakan kita untuk meningkatkan ekonomi masyarakat, pada pekarangan yang kecil saja dapat mengahasilkan untung yang besar apalagi jika di budidayakan pada lahan yang luas, pasti hasilnya jauh lebih besar lagi,” pungkas Santoso .(Dien Puga).

Tulis Komentar
comments powered by Disqus