Sepasang Muda-Mudi Terjaring Operasi Tibun dan Tranmas

Rabu,17 Januari 2018 | 08:53:00
Sepasang Muda-Mudi Terjaring Operasi Tibun dan Tranmas
Ket Foto : Muda-mudi yang terjaring

PANGKALAN KERINCI (PNC) - Pada Tahun 2018 Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP dan Damkar) gencar melaksanakan kegiatan Patroli Keteriban Umum dan Ketentraman Masyarakat (Tibum dan Tranmas) di kota Pangkalan Kerinci pada siang dan malam hari.

Kepada Pelalawannews.com Kasat Polpp dan Damkar H. Abu Bakar, SPd,. M.Ap Melalui Kasi Penertiban Sopyan, SH,. MH menyampaikan Patroli Tibum dan Tranmas ini menyisir pada tempat-tempat yg rawan terjadinya pelanggaran Peraturan Daerah (Perda) yaitu di Komplek Bhakti Praja, Mesjid Islamic Center, Taman Kreatif, Gor Tengku Pangeran dan juga sepanjang Jalan Lintas Timur (Jalintim).

"Adapun tujuan dari Patroli tersebut, agar dapat meminimalisir terhadap pelaku pelanggar Perda, memberikan rasa nyaman kepada warga dan juga mensterilkan kawasan2 yg menjadi aset Pemerintah Daerah (Pemda),"jelasnya

Pada operasi, Selasa (16/01/2018) malam tersebut, pihak Satpol dan Damkar berhasil mengamankan sepasang muda-mudi yang sedang asik pacaran di taman kreatif Kota Pangkalan Kerinci.

"Hasil giat patroli malam tadi sekitar Pukul 21:40 WIB, kita mengamankan sepasang muda mudi sedang asyik lagi pacaran di taman kreatif,"ucapnya

Ditambahkan sopyan, Sepasang muda-mudi ini di tangkap karena posisinya laki-laki sedang tidur-tiduran di paha ceweknya ditempat yang gelap, tentunya hal ini sudah sangat merusak pandangan bagi yang melihatnya. Selanjutnya sepasang muda-mudi itu di amankan kekantor dan di serahkan kepada Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) untuk didata, diminta keterangan lebih jelas, diberikan pembinaan dan dipanggil orang tua dari kedua belah pihak agar tidak mengulangi lagi.

"Perda yang dilanggar yaitu, Perda nomor 06 tahun 2011 tentang penyakit masyarakat pada pasal 6 ayat 2,"beber sofyan.

Diketahui bahwa sepasang muda-mudi tersebut berstatus masih pelajar SMP di salah satu sekolah di Pangkalan Kerinci, sedangkan cowoknya sudah bekerja disalah satu bengkel di daerah yang sama.

"Setelah didata, diberikan pembinaan dan juga orang tua kedua belah pihak dihadirkan, mereka selanjutnya menanda tangani surat pernyataan bermaterai dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya kembali, kemudian sepasang muda mudi tersebut diperbolehkan pulang bersama orang tuanya,"ungkapnya

Ditambahkannya, Dengan ini kami menghimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Pelalawan, silahkan laporkan kepada Satpol PP dan Damkar, jika menemukan pelanggaran-pelanggaran yang mengganggu Tibum dan Tranmas sesuai dengan kewenangan yang kami miliki dan berdasarkan aturan dan juga ketentuan yang berlaku, insyaallah akan kami tindak lanjuti segera sesuai prosedur,"tutupnya mengakhiri (Riz)

Tulis Komentar
comments powered by Disqus