Havis: Saya Bangga Berada Dalam Gerakan Pramuka

Sabtu,10 September 2016 | 10:52:00
Havis: Saya Bangga Berada Dalam Gerakan Pramuka
Ket Foto : M Halhavis

BUNUT (PNC) - Membangun manusia Indonesia tidak cukup pada sisi pengetahuan saja. Membentuk kaum muda yang memiliki watak yang kuat, berkepribadian tangguh, berbudi pekerti luhur, dan menjunjung tinggi persatuan dan kesatuan bangsa juga dibutuhkan bangsa ini.

Karena termasuk dalam pendidikan non formal, sebagian pemuda atau pelajar sangat sedikit yang berminat untuk berkecimpung dalam kegiatan pramuka, padahal kegian itu sangat bagus untuk membangun karakter generasi bangsa.

Padahal, kaum muda yang berkarakter dan handal merupakan generasi yang akan sanggup menghadapi tantangan globalisasi, sanggup menghadapi berbagai persoalan di negeri ini, serta sanggup menatap masa depan yang lebih baik.

Kendati demikian, dibalik sedikitnya pelajar dan pemuda yang mau bergelimang dalam kegiatan pramuka, namun juga ada yang merasa bangga dan berkeinginan kuat untuk membesarkan pramuka.

Adalah Havis, pemuda asal Kecamatan Bunut ini, meskipun sudah tidak berstatus pelajar dan kesibukannya sebagai tenaga honor disebuah Sekolah, namun hal tidak membuatnya surut dari kegiatan kepramukaan di Kabupaten Pelalawan.

Namanya juga tidak asing lagi bagi guru-guru dan Anak-anak sekolah karena keaktifannya dalam berbagai kegiatan pramuka tingkat Kabupaten, tingkat Provinsi bahkan hingga ke tingkat Nasional.

Kepada Pelalawannews.com, Havis menuturkan, ia bergabung Di Gerakan Pramuka semenjak duduk di Kelas 3 Sekolah Dasar (Golongan Siaga). Proses Pendidikan pramuka ia lalui dengan baik.

Havis semakin dikenal dalam gerakan Pramuka ketika ia bergabung menjadi Anggota Dewan Kerja Cabang (DKC) 0411 Pelalawan melalui Pergantian Antar Waktu (PAW).

Selama 2 tahun menjadi anggota, hal itu memberikan pengalaman banyak untuk memimpin Pramuka Penegak dan Pandega Pelalawan (Pramuka Usia 16-25 tahun), penghargaan emas baginya adalah saat Kwarcab Pelalawan memberi kesempatan kepadanya untuk menjadi peserta Raimuna X Tahun 2012 di Papua bersama 5 orang rekannya menjadi duta perdamaian dunia dalam kegiatan Kwartir Nasional.

Tidak sampai disitu saja, pada tahun 2015 ia juga menjadi perwakilan Provinsi Riau untuk menjadi peserta Perkemahan Wirakarya Nasional (PWN) di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).

"Sebenarnya untuk kegiatan Penegak dan Pandega sudah cukup banyak sih saya lalui, terutama yang sifatnya pelatihan. Berbeda dengan Raimuna dan PWN, memang kegiatan yang ditunggu-tunggu oleh setiap penegak dan pandega karena hanya 5 tahun sekali," paparnya.

Sebelumnya pada tahun 2013 lalu, melalui Muspanitera Havis yang dianggap sudah banyak memiliki pengalaman akhirnya dipercaya untuk memegang tampuk Ketua Dewan Kerja Cabang 0411 Pelalawan untuk masa bakti 2013-2016.

Memimpin sebuah organisasi badan kelengkapan kwartir yang merencakan dan melaksanakan kegiatan kepramukaan penegak dan pandega (Pramuka Usia 16-25 Th) memberi ia banyak pengalaman dalam kepramukaan.

Meski sudah banyak mengecap pengalaman dalam kepramukaan, Havis mengaku belum puas karena ia ingin menjadi bagian dari orang-orang yang memajukan pramuka di Kabupaten Pelalawan.

"Kalau berbicara tentang kepuasan, apa yang saya dapat tentunya puas, namun saya masih belum puas untuk memimpin ribuan Pramuka Penegak dan Pandega di Kabupaten Pelalawan, sebab disini wadah bagi saya membuktikan diri menjadi bagian dari orang-orang yang memajukan pramuka," ulasnya.

Tidak hanya bercerita tentang pengalaman enaknya saja. Pemuda Kelahiran Gondai, 13 Desember 1993 ini juga bercerita tentang pengalaman pahitnya saat menjadi anggota Pramuka, mulai di olok-olok teman di sekolah karena kerap libur.

Bahkan segelintir guru pun ikut mengasingkannya ketika duduk di bangku Sekolah Menengah Atas (SMA) hingga ia harus pindah sekolah, namun ada juga guru yang sangat mendukungnya berada dalam Gerakan Pramuka.

"Kalau kita ingin menjadi pohon besar tentulah harus siap merasakan tiupan angin kencang, panas matahari" pesannya.(Rick)

Tulis Komentar
comments powered by Disqus