1 Tahun Syafruddin di Disdik

Senin,08 Agustus 2016 | 09:31:00
1 Tahun Syafruddin di Disdik
Ket Foto : Pemred Seputar Pelalawan Apon Hadiwijaya

Harus diakui, pendidikan di Kabupaten Pelalawan ini masih sangat memerlukan upaya maksimal dari Pemerintah daerah yang teknisnya diserahkan kepada Dinas Pendidikan yang seterusnya diberi tanggung jawab untuk mengelola sistem pendidikan di negeri ini dan diberilkan tugas penting untuk mengurai berbagai persoalan pendidikan, maupun persoalan persoalan lain yang memiliki dampak langsung kepada pencapaian target pendidikan itu sendiri.
Tugas dan tanggung jawab Disdik tidaklah ringan, lebih dari 30 persen Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dialokasikan ke bidang ini, artinya pemerintah daerah serius ingin memajukan pendidikan.
Persoalannya, keseriusan itu tidak bisa hanya dengan menggelontorkan banyak uang ke bidang ini saja, namun yang lebih teramat penting lagi adalah menempatlkan orang yang tepat pada posisi yang tepat untuk mengurus segala persoalan di pendidikan itu, mulai masalah sistem, kualitas dan kuantitas tenaga pendidik, persoalan sarana dan prasarana pendidikan sampai kondisi sosial masyarakat dimana pendidikan itu hendak di angkat.
Masuknya pendidikan dalam program strategis pemerintah daerah, Dinas Pendidikan di motivasi untuk  proaktif mengoptimalkan sumberdaya yang ada agar tercapainya tujuan tujuan strategis itu.
Sejak Pelalawan Cerdas di canangkan, setiap tahun nya terus di dilakukan perbaikan kearah lebih baik.
Pergantian pada pucuk pimpinan di Dinas Pendidikan dimaksudkan agar datangnya semangat baru dan motivasi baru oleh pejabat baru yang diharapkan membawa ide ide, gagasan segar demi suksesnya program program yang di jalankan Disdik.
Masih segar dalam ingatan, takkala masyarakat Kabupaten Pelalawan dikejutkan dengan pelantikan Syafrudin Kamal sebagai Kadisdik, sosok yang tidak di kenal di dalam dunia pendidikan di Kabupaten Pelalawan, jangan kan para tenaga pendidik, pejabat di Bhakti Praja pun banyak yang tak tahu asal muasal Kadisdik ini.
Bupati Pelalawan HM Harris sudah melantik Syafrudin sebagai Kadisdik pada 8 Agustus tahun lalu, hari ini genap satu tahun kepepimpinannya di Disdik Pelalawan. Bagaimana wajah Disdik selama satu tahun kepimpinan Syafrudin?
Ada sebagian orang menyenbutkan "kacau" dan mahasiswa menyebutkan kata "gagal", namun apapun jenis kata yang di pakai untuk menggambarkan kepemimpinan Syafrudin di Disdik, semua bermakna sama bahwa ada keprihatinan yang mendalam akan masa depan dunia pendidikan Kabupaten Pelalawan.
Sejak diberi jabatan untuk memajukan pendidikan di Kabupaten Pelalawan, Syafrudin menjadi penomenal di kalangan pegawai Pemkab maupun di masyarakat Kabupaten Pelalawan, gayanya yang mulai tajir ini sering terlihat di kawal oleh bodyguard, memang kadisdik ini sering di cari oleh para kontraktor yang mempertanyakan komitmen Kadisdik atas janji janji dan sebagainya, untuk meningkatkan keamanan dan menjauhkan dari rasa takut, pengawal pribadipun di rekrut.
Informasi terbaru, Inspektorat telah melakukan pemeriksaan terhadap Kadisdik tajir ini, pemeriksaan dilakukan disebabkan adanya laporan yang menyebutkan bahwa Syafrudin telah melakukan pungutan kepada guru dan kepala sekolah yang mengajukan mutasi ke tempat lain, tersebab kan tidak ada dasar hukum untuk melakukan pungutan, yang artinya patut diduga telah melakukan pelanggaran atas aturan dan perundang undangan yang berlaku. tugas pemeriksaan terhadap Kadisdik pun di terima Inspektur Pembantu (Irban ) II Inspektorat Pelalawan.
Belum lagi masalah perekrutan tenaga honorer berbayar yang bernilai puluhan rupiah ini yang di duga di lakukan pada tahun lalu, tepatnya hanya satu atau dua bulan setelah di embannya jabatan Kadisdik.
Inspektorat telah melakukan hal yang benar dengan memeriksa Kadisdik, tentunya banyak harapan agar pemeriksaan ini dapat dilakukan secara transparan, apalagi latar belakang pemeriksaan adalah surat yang ditandatangani oleh Bupati Pelalawan.
Pendidikan di negeri ini harus kembali ke on the track, satu satunya cara adalah dengan menempatkan orang yang tepat pada posisi yang tepat di bidang kependidikan, sebagaimana harapan yang diuatarakan oleh kaum intelektual muda Pelalawan. Mereka berharap Bupati peka atas masalah ini, demi masalah depan Pelalawan, cita cita pendiri Kabupaten Pelalawan, dan cita cita para calon pemimpin bangsa ini dari Kabupaten Pelalawan, dengan kepekaan dari Bupati, Pelalawan  Cerdas akan terwujud, Insya Allah

Tulis Komentar
comments powered by Disqus